PALU — Selain venue utama, Pemprov Sulteng menyatakan telah menyiapkan lebih dari 4.500 kamar yang tersebar di hotel berbintang, hotel nonbintang, homestay dan penginapan di wilayah Palu serta sekitarnya. Ketersediaan akomodasi itu menjadi salah satu penopang kesiapan daerah menerima kontingen dan tamu dari berbagai provinsi.
Dukungan konektivitas datang dari Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu. Posisi geografis Sulawesi Tengah yang berada di tengah Indonesia dinilai memudahkan akses kedatangan kontingen dari wilayah barat maupun timur.
Anwar Hafid: Kita Sangup Menyukseskan Acara Nasional Ini
Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmen pemerintah daerah menyukseskan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XV 2029.
"Kita sanggup menyukseskan acara nasional ini," tegas Gubernur Anwar Hafid dengan penuh optimis.
Menurutnya, venue di Hutan Kota Palu tidak hanya diperuntukkan bagi Pesparawi, tetapi juga dirancang untuk menghelat berbagai even besar di Bumi Tadulako.
"Ini lah tempat khusus yang bisa menampung kurang lebih lima puluh ribu orang dan di sini lah nanti tempat pelaksanaan pembukaan Pesparawi," ucapnya menerangkan.
SK Tuan Rumah Diserahkan Simbolis ke Gubernur
Pada forum tersebut, Gubernur Anwar Hafid menerima secara simbolis SK penetapan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 dari Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI.
Anwar Hafid menyebut kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, lembaga keagamaan dan masyarakat. Ia juga meminta peserta forum tidak ragu terhadap kesiapan Sulawesi Tengah.
"Bapak Ibu jangan ragu dengan Sulawesi Tengah," tandasnya.
Dorongan Ekonomi dan Kerukunan Umat Beragama
Pelaksanaan Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pembinaan seni musik gerejawi. Ajang ini juga diproyeksikan memperkuat kerukunan umat beragama serta menggerakkan sektor ekonomi, pariwisata dan promosi budaya Sulawesi Tengah.
Forum di Hotel Santika Palu itu turut dihadiri jajaran Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Dinas Pariwisata Sulteng, Biro Hukum serta para Ketua LPPD se-Provinsi Sulawesi Tengah. Suasana kegiatan mencair ketika Gubernur Anwar Hafid menyumbangkan suara melalui lagu "Torang Samua Basudara".