Intel Kena "Telunjuk" Sendiri: Raptor Lake Lebih Cepat dari Arrow Lake Refresh
SULAWESI TENGAH — Kabar paling menarik bagi calon pembeli prosesor Intel adalah kenyataan pahit di game ini. Core i9-14900K terbukti menjadi prosesor Intel tercepat untuk Onimusha—bahkan Core i7-14700K yang lebih murah masih unggul 2,9 persen dibandingkan Core Ultra 7 270K Plus terbaru.
Performa yang kurang impresif ini diperkirakan menjadi batas maksimal untuk arsitektur Arrow Lake Refresh di RE Engine. Pasalnya, Intel belum mendukung teknologi iBOT untuk Onimusha maupun judul RE Engine lain. Perbaikan besar kemungkinan baru akan hadir saat arsitektur Nova Lake meluncur.
Meski kalah dari pendahulunya, jajaran Arrow Lake tetap kompetitif. Core Ultra 5 245K menunjukkan performa setara Ryzen 5 9600X, sementara Core Ultra 5 225 kelas bawah mampu menempel ketat Ryzen 5 7600X.
X3D Kembali Berjaya, Tapi Bukan untuk Semua Model
Di puncak klasemen, prosesor dengan teknologi 3D V-Cache milik AMD tak terbendung. Ryzen 7 9800X3D unggul 11,3 persen atas Core i9-14900K, sementara Ryzen 7 7700X3D memimpin dengan margin 7,2 persen. Menariknya, selisih performa antar chip X3D generasi terbaru ini sangat tipis, sehingga pemilik 7700X3D tak perlu khawatir tertinggal jauh.
Kejutan positif datang dari Ryzen 7 5800X3D yang dirilis empat tahun lalu. Prosesor lawas berbasis DDR4 ini masih mampu duduk sejajar dengan Core Ultra 9 285K dan Ryzen 9 9950X—buktinya ia hanya tertinggal 13,4 persen dari Ryzen 7 7800X3D. Bagi pengguna platform AM4, chip ini tetap menjadi pilihan cerdas tanpa perlu upgrade motherboard.
Catatan Khusus: Hindari Ryzen 9 12-Core untuk Game Ini
Hasil aneh muncul pada jajaran Ryzen 9 12-core. Ryzen 9 7900X ternyata 3 persen lebih lambat dari Ryzen 5 7600X, dan pola serupa terulang pada Ryzen 9 9900X yang kalah 1 persen dari Ryzen 5 9600X. Masalah ini spesifik menyerang chip dual-CCD 12-core—tidak terjadi pada varian single-CCD atau 16-core.
Bahkan 3D V-Cache tak mampu menyelamatkan situasi. Ryzen 9 7900X3D yang kami uji khusus untuk melihat apakah cache ekstra bisa menutup kekurangan ini justru berakhir di posisi yang sama dengan Ryzen 7 7700X. Kemungkinan besar ini merupakan bug yang perlu diperbaiki melalui patch dari Capcom atau update firmware dari AMD.
Konsumsi Daya: Pemenang Klasemen Juga Paling Irit
Berbicara soal efisiensi, Ryzen 7 7700X3D keluar sebagai juara dengan torehan 3,5 frame per watt. Seluruh chip X3D dalam pengujian ini tercatat mengonsumsi daya di bawah 100 watt. Di sisi lain, jajaran Raptor Lake Refresh memegang rekor konsumsi daya tertinggi—Core i7-14700K bahkan tercatat menarik daya lebih besar daripada kakaknya, Core i9-14900K.
Analisis clock speed menunjukkan game ini termasuk ringan threading, mirip kebanyakan judul lain. Meski performa meningkat signifikan di atas empat core, kecepatan clock tunggal bukan faktor penentu utama di sini. Chip efisien seperti Ryzen 7 7800X3D justru bekerja di batas maksimal boost clock-nya, sementara flagship ber-core banyak seperti Ryzen 9 9950X berada di bawah potensi clock-nya.
Metodologi Pengujian
Pengujian dilakukan pada segmen gameplay—bukan cutscene—dengan preset Ultra tanpa ray tracing. Untuk mengisolasi performa CPU semaksimal mungkin, kami menggunakan Nvidia GeForce RTX 5090 Founder's Edition pada resolusi 1080p tanpa bantuan DLSS atau FSR. Setiap prosesor diuji tiga kali dan diambil nilai median untuk memastikan akurasi data.
Perangkat keras pengujian konsisten mengikuti standar benchmark CPU: motherboard ASRock Z890 Taichi untuk platform Intel LGA 1851 dan MSI MPG Z790 Carbon Wi-Fi untuk LGA 1700, dengan RAM DDR5-7200. Platform AMD AM5 menggunakan MSI MPG X870E Carbon Wi-Fi dengan RAM DDR5-6000, sementara AM4 memakai Asus TUF Gaming X570-Pro dengan RAM DDR4-3200. Fitur overclocking yang membatalkan garansi seperti PBO dan Intel Extreme profile sengaja dimatikan, termasuk Virtualization-Based Security (VBS) yang dapat mengganggu performa gaming.