Pencarian

41 Nelayan Kendari Terima E-Pas Kecil, Bisa Beli BBM Subsidi dan Jaminan Modal Usaha

Rabu, 02 September 2026 • 21:36:01 WIB
41 Nelayan Kendari Terima E-Pas Kecil, Bisa Beli BBM Subsidi dan Jaminan Modal Usaha
Sebanyak 27 kapal nelayan menerima E-Pas Kecil dalam bakti sosial Hari Kejaksaan RI ke-81 di Taman Papalimba, Kendari, Selasa (1/9/2026), sehingga total penerima kini mencapai 41 orang.

SULAWESI TENGAH — Sebanyak 27 kapal nelayan menerima E-Pas Kecil dalam kegiatan bakti sosial memperingati Hari Kejaksaan RI ke-81 di Taman Papalimba, Kendari, Selasa (1/9/2026). Sebelumnya, 14 nelayan telah lebih dulu memegang dokumen yang sama, sehingga total penerima kini mencapai 41 orang.

E-Pas Kecil diserahkan melalui kerja sama antara Kejaksaan Negeri Kendari, KSOP Kelas II Kendari, dan Pemerintah Kota Kendari. Dokumen ini menjadi tanda daftar sekaligus surat tanda kebangsaan kapal berbasis digital yang diwajibkan bagi nelayan dengan kapal berukuran di bawah 7 Gross Tonnage (GT), atau kapal GT 1 hingga GT 6.

Apa Itu E-Pas Kecil dan Mengapa Penting?

E-Pas Kecil bukan sekadar bukti legalitas kepemilikan kapal. Bagi nelayan kecil, dokumen ini menjadi kunci untuk mengakses sejumlah layanan yang selama ini sulit dijangkau tanpa persyaratan administratif lengkap.

Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Azi Tyawhardana, menjelaskan manfaat utama yang langsung dirasakan nelayan saat melaut: kemudahan membeli bahan bakar minyak bersubsidi. Ia mencontohkan nelayan tidak perlu lagi membeli BBM dengan harga non-subsidi.

"Ketika melaut memerlukan BBM, tidak perlu mahal-mahal, cukup menunjukkan E-Pas itu, jadi bisa membeli BBM yang subsidi," kata Azi usai menyerahkan dokumen kepada para nelayan.

Manfaat Lain: Kepesertaan BPJS hingga Agunan Kredit

Selain akses BBM subsidi, E-Pas Kecil membuka peluang nelayan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan sosial ini penting mengingat risiko kerja melaut yang tinggi dan status nelayan yang kerap tidak tercakup skema formal.

Dokumen yang sama juga bisa dijadikan agunan di perbankan untuk memperoleh tambahan modal usaha. Dengan legalitas kapal yang jelas, nelayan punya posisi tawar lebih baik ketika mengajukan pinjaman.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyebut E-Pas Kecil sebagai "bukti otentik kepemilikan aset kapal" yang memberi banyak keuntungan. "Mereka sekarang sudah memiliki, dan banyak keuntungannya, mereka bisa menggunakan untuk penambahan modal dengan memberikan agunan ini dan juga subsidi dari BBM," ujarnya.

Masih 397 Nelayan Menunggu Giliran

Penerimaan dokumen ini belum merata. Siska menyebutkan total nelayan pemilik kapal di Kendari mencapai 439 orang. Dengan tambahan 27 penerima baru, masih tersisa 397 nelayan yang belum memiliki E-Pas Kecil.

"Hari ini diserahkan 27 kepada nelayan yang memiliki kapal, masih ada tersisa 397. Tidak harus berhenti sampai di sini dan harus berlanjut sampai tuntas," tegas Siska.

Ia meminta program ini berlanjut hingga seluruh nelayan terlayani. Bagi nelayan yang kapalnya berukuran GT 1–6 dan belum terdaftar, informasi proses pengurusan dapat diperoleh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, atau koordinator kelompok nelayan setempat. Meski demikian, jadwal gelombang berikutnya belum diumumkan secara resmi oleh instansi terkait.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lajur.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks