SIGI — Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengusulkan pembangunan gedung layanan perpustakaan daerah kepada Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di wilayah tersebut. Usulan ini menjadi salah satu kebutuhan prioritas dalam meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan bagi masyarakat.
“Jadi usulan ini ditujukan kepada Perpustakaan Nasional menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung peningkatan pelayanan perpustakaan,” kata Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sigi, Mohamad Tahir, di Dolo, Minggu.
Target Realisasi Pembangunan pada 2027
Tahir berharap pembangunan gedung perpustakaan daerah itu bisa direalisasikan pada 2027. Pihaknya telah mengusulkan kembali pembangunan tersebut pada tahun ini setelah sebelumnya sempat diajukan.
“Tahun ini kami usulkan kembali pembangunannya, insyaallah 2027 akan dibangun gedung layanan untuk pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia yang lebih baik di Sigi,” ucapnya.
Kesenjangan Fasilitas Literasi di 176 Desa
Data dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sigi menunjukkan kesenjangan yang cukup besar dalam hal fasilitas literasi. Dari total 176 desa di Kabupaten Sigi, baru sebagian kecil yang memiliki perpustakaan aktif.
- 20 desa menerima bantuan perpustakaan dari Perpusnas
- 60 desa menerima hibah buku dari Pemprov Sulteng
- Jumlah taman bacaan masyarakat (TBM) tercatat belum mencapai 10 unit
Kondisi ini menjadi dasar kuat bagi pemkab untuk memperjuangkan pembangunan gedung layanan perpustakaan yang lebih representatif dan nyaman bagi warga.
Mengapa Sarana Perpustakaan Menjadi Prioritas?
Menurut Tahir, kelengkapan sarana dan prasarana perpustakaan daerah menjadi kunci untuk menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya pelajar. Keberadaan gedung yang memadai diharapkan mampu mengubah kebiasaan membaca dan belajar warga Sigi.
“Tentunya dukungan anggaran untuk melengkapi sarpras termasuk buku bacaan itu diperlukan sehingga memperkuat berbagai program termasuk kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan budaya literasi masyarakat,” sebutnya.
Dengan adanya gedung layanan perpustakaan, masyarakat dan pelajar akan mendapatkan ruang yang lebih nyaman untuk membaca, belajar, mencari informasi, dan mengembangkan kemampuan literasi. Hal ini dinilai penting untuk mendorong peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Sigi dalam jangka panjang.
Langkah Selanjutnya Pemkab Sigi
Pemkab Sigi akan terus memperjuangkan usulan ini melalui jalur resmi ke Perpusnas. Selain gedung utama, pengadaan buku bacaan berkualitas dan pelatihan pengelola perpustakaan desa juga menjadi perhatian agar program literasi berjalan berkelanjutan hingga ke tingkat akar rumput.