PALU — Upacara peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema spesifik: “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”. Tema itu dipilih sebagai penegasan komitmen memperkuat semangat nasionalisme dan pengabdian kepada negara di tengah derasnya arus perubahan zaman.
Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakan Danrem 132/Tdl, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H menyebut momentum kebangkitan nasional krusial untuk menjaga persatuan. “Kita diingatkan untuk terus membangun generasi bangsa yang kuat, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian demi kemajuan Indonesia,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Pesan di Balik Tema Harkitnas 2026
Tema “Jaga Tunas Bangsa” menjadi sorotan utama. Menurut Danrem, generasi muda adalah aset strategis yang harus dibentengi dari ancaman disintegrasi dan degradasi moral. “Melalui tema ini, kita juga diingatkan untuk terus membangun generasi bangsa yang kuat,” tegasnya.
Korem 132/Tdl menempatkan upacara ini bukan sekadar seremonial. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan menanamkan nilai patriotisme, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan kepada seluruh prajurit dan ASN di jajarannya.
Rangkaian Khidmat dan Doa Bersama
Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib dan lancar. Setelah pengibaran bendera merah putih dan pembacaan amanat, kegiatan resmi ditutup dengan doa bersama. Doa dipanjatkan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan persatuan, kekuatan, dan kemajuan menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.
Upacara di Lapangan Makorem 132/Tdl ini menjadi pengingat kolektif bagi aparat negara untuk terus mengabdi tanpa pamrih. Semangat yang dikobarkan di Palu diharapkan menginspirasi seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Tengah untuk turut serta menjaga keutuhan bangsa.