ArtCraft Siapkan WordCraft, GridCraft, DeckCraft: Alternatif Gratis Microsoft Office

Penulis: Gunawan Susilo  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 21:04:01 WIB
Pengembang ArtCraft, Brandon Thomas, menyiapkan WordCraft, GridCraft, dan DeckCraft sebagai alternatif gratis Microsoft Office.

SULAWESI TENGAH — Pengembang ArtCraft, Brandon Thomas, menyiapkan tiga aplikasi alternatif Microsoft Office gratis bernama WordCraft, GridCraft, dan DeckCraft untuk menyaingi Word, Excel, dan PowerPoint. Ketiganya menyasar pengguna yang enggan membayar langganan Microsoft 365, menyusul popularitas ArtCraft sebagai alternatif Adobe Creative Cloud. Thomas juga membuka peluang menggarap tiruan Autodesk dan software berbayar lainnya.

Proyek ini bukan sekadar eksperimen teknis. Thomas menyatakan ketiga aplikasi tersebut dirancang menghadirkan fungsi serupa dengan software berbayar tanpa memaksa pengguna berlangganan bulanan atau tahunan.

ArtCraft sendiri lebih dulu dikenal sebagai suite aplikasi kreatif gratis dan open-source yang meniru perangkat Adobe. Kode sumbernya tersedia terbuka di GitHub dan dibangun dengan bantuan model AI Claude.

Fungsi Tiap Aplikasi

WordCraft diposisikan sebagai alternatif Microsoft Word untuk pengolahan dokumen teks. GridCraft menyasar fungsi spreadsheet seperti Excel, sementara DeckCraft ditujukan untuk pembuatan presentasi layaknya PowerPoint.

Ketiganya mengusung pendekatan yang sama dengan ArtCraft: gratis, terbuka, dan tidak terikat ekosistem berlangganan. Thomas menyebut model ini sebagai jawaban atas kejenuhan pengguna terhadap software berbasis langganan.

Latar Belakang Pengembang

Thomas bukan developer pemula. Ia memiliki pengalaman sekitar 15 tahun di industri software dan memanfaatkan AI untuk mempercepat pengembangan proyek-proyeknya.

Melansir Tom's Hardware, pendekatan ini membedakannya dari pengembang yang sekadar mengandalkan AI untuk membuat aplikasi instan. ArtCraft yang lebih dulu dirilis mendapat perhatian besar, meski juga menuai kritik terkait penggunaan AI dalam proses pengembangannya.

Rencana Ekspansi ke Autodesk

Setelah Microsoft Office, Thomas membuka peluang membuat alternatif Autodesk. Software desain teknik dan arsitektur itu selama ini dikenal mahal dan berbasis langganan.

Ia juga menyebut kemungkinan menggarap tiruan aplikasi populer berlangganan lainnya. Belum ada detail nama, jadwal rilis, atau platform yang akan digunakan untuk proyek-proyek lanjutan tersebut.

Tantangan yang Menanti

Meniru tampilan dan fitur dasar tidak otomatis membuat sebuah aplikasi setara software profesional yang sudah matang. Stabilitas, performa, dan kompatibilitas dengan format file populer tetap perlu diuji.

Pengguna yang terbiasa dengan format .docx, .xlsx, atau .pptx butuh jaminan bahwa file mereka bisa dibuka dan diedit tanpa masalah. Aspek ini menjadi penentu apakah alternatif gratis seperti WordCraft dan GridCraft benar-benar bisa diandalkan untuk kebutuhan kerja harian.

Belum ada keterangan resmi soal jadwal rilis ketiga aplikasi tersebut. Perkembangan proyek ini layak dipantau, terutama bagi pengguna dan pelaku bisnis digital di Indonesia yang mencari alternatif software produktivitas berbiaya rendah.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top