SULAWESI TENGAH — Creative Assembly mengungkap alasan di balik keputusan menjadikan kustomisasi pemain sebagai fitur inti di Total War: Warhammer 40.000. Battle product owner Dave Petry menyebut fitur tersebut sudah masuk daftar "must-have" sejak awal pengembangan.
Pernyataan itu disampaikan Petry bersama lead designer Joy Dey dalam wawancara dengan TechRadar Gaming di ajang Gamescom. Keduanya membahas bagaimana game ini dibangun agar terasa autentik bagi penggemar tabletop.
Petry menegaskan bahwa kustomisasi bukan sekadar pelengkap. Menurutnya, kemampuan membangun identitas sendiri di dalam universe Warhammer 40.000 adalah hal yang tidak bisa ditawar.
"The second we picked this up, we knew we had to make a big deal of being able to tell your own story within this universe to bring in your own identity and get to be part of all of it," ujar Petry.
Pendekatan ini mencerminkan posisi Creative Assembly yang melihat pemain Total War: Warhammer 40.000 bukan cuma sebagai pemain strategi, tapi juga bagian dari komunitas hobby Warhammer yang sudah terbangun puluhan tahun.
Creative Assembly bekerja erat dengan Games Workshop, pemilik IP Warhammer, selama proses pengembangan. Tujuannya memastikan pengalaman bermain terasa "authentic" terhadap versi tabletop.
Simulasi pertempuran jadi salah satu aspek yang disesuaikan agar familiar bagi penggemar. Petry menyebut cinta terhadap tabletop tetap terasa di dalam game.
"We're trying to create an authentic sense of the lore and the kind of combat that's there, but the love for the tabletop absolutely is present," kata Petry.
Salah satu detail yang dikonfirmasi Petry adalah kehadiran warna cat asli yang dipakai Games Workshop. Penggemar bisa memakai skema warna yang sama seperti di miniatur fisik mereka.
Dengan begitu, pemain dapat mereplikasi pasukan nyata atau favorit mereka langsung di dalam game. Ini menjadi jembatan antara hobi melukis miniatur dan pengalaman strategi digital.
Kustomisasi di Total War: Warhammer 40.000 tidak berhenti di tampilan. Petry menyebut pemain bisa menypesialisasi unit sepanjang kampanye.
Contohnya, unit Intercessors dapat diarahkan memakai bolt rifle, auto bolt rifle, atau stalker. Unit tersebut bisa naik level, dilengkapi dengan berbagai cara, dan berpotensi berkembang menjadi Stern Guards.
"In terms of what you can do, not just the aesthetic customization, colors, etc, etc, but being able to specialize your units throughout a campaign...," ujar Petry menjelaskan cakupan fitur tersebut.
Total War: Warhammer 40.000 dijadwalkan meluncur pada 2027. Versi yang dikonfirmasi mencakup PlayStation 5, Xbox Series X, Xbox Series S, dan PC.
Harga resmi dan tanggal pasti peluncuran belum diumumkan Creative Assembly. Informasi lebih lanjut soal varian edisi maupun kanal distribusi masih dinantikan penggemar.
Warhammer 40.000 sudah lama jadi salah satu IP tabletop terbesar di dunia dengan basis penggemar global, termasuk di Indonesia. Kehadiran Total War: Warhammer 40.000 memperluas jangkauan franchise ini ke genre strategy real-time yang lebih luas.
Bagi penggemar Total War yang belum menyentuh tabletop, fitur kustomisasi ini bisa jadi pintu masuk untuk memahami sisi hobby Warhammer. Sebaliknya, pemain tabletop lama mendapat ruang mereplikasi pasukan mereka tanpa harus menyentuh kuas dan cat.
Game ini paling cocok untuk penggemar strategi yang menikmati kustomisasi mendalam dan ingin membangun identitas pasukan sendiri di universe Warhammer 40.000.