SULAWESI TENGAH — Fitur OIS pada kamera ponsel kini bukan lagi monopoli HP flagship. Di kelas harga Rp3 jutaan, teknologi ini mulai menjadi standar untuk menjamin hasil jepretan tetap stabil meski tangan sedikit berguncang, terutama saat memotret dalam kondisi minim cahaya atau merekam video sambil berjalan.
Kamera dengan OIS bekerja dengan menggerakkan lensa secara fisik untuk melawan getaran, berbeda dengan stabilisasi digital yang hanya mengandalkan software. Hasilnya, foto malam hari lebih tajam dan video tidak mudah goyang. Berikut delapan pilihan HP 3 jutaan dengan OIS yang dirangkum dari informasi pasar per Agustus 2026.
Untuk kebutuhan swafoto, tersedia kamera depan 16 MP. Sayangnya, kamera makro 2 MP yang disertakan lebih bersifat pelengkap. Perekaman video dibatasi pada resolusi 1080p 30 fps untuk kamera depan dan belakang. Harganya disebut mulai sekitar Rp2,9 jutaan.
Lensa ultrawide 5 MP dan makro 2 MP melengkapi konfigurasi tiga kamera belakangnya. Untuk selfie, terdapat kamera 13 MP. Baik kamera depan maupun belakang sama-sama mendukung perekaman video 1080p 30 fps. Perangkat ini juga dibanderol mulai sekitar Rp2,9 jutaan.
Kamera depannya beresolusi 32 MP, cukup mumpuni untuk kebutuhan konten media sosial. Perekaman video mampu mencapai resolusi 2K 30 fps, namun fitur stabilisasi hanya aktif pada mode 1080p 30 fps.
Sayangnya, detail spesifikasi lengkap untuk kelima perangkat tersebut belum dirilis secara resmi. Kami akan memperbarui artikel ini segera setelah informasi resmi tersedia.
Hal ini juga membuat perekaman video menjadi lebih sinematik. Guncangan kecil saat berjalan atau berpindah posisi kamera bisa diminimalkan, menghasilkan footage yang lebih nyaman ditonton dibandingkan mengandalkan stabilisasi digital yang sering memotong bidang pandang.
Pilihan terbaik tetap bergantung pada prioritas. Jika menginginkan merek dengan layanan purna jual luas, Samsung menjadi pilihan aman. Jika mengincar spesifikasi kamera maksimal di harga termurah, Realme dan Tecno layak masuk daftar beli.