Pemkab Parimo Masifkan Metode Tanam PM-AAS di 2.280 Hektare Sawah, Target Produktivitas Padi Capai 10 Ton Per Hektare

Penulis: Irfan Hakim  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 09:37:31 WIB
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menargetkan produktivitas padi mencapai 10 ton per hektare melalui metode PM-AAS di lahan seluas 2.280 hektare.

PARIGIBupati Parigi Moutong Erwin Burase mengatakan perluasan areal tanam dengan sistem Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) menjadi prioritas daerah. Metode budidaya berbasis teknologi ini dinilai lebih efektif ketimbang membuka lahan sawah baru yang terkendala ketersediaan air.

"Selama ini produktivitas padi petani rata-rata berada di kisaran 3,8 hingga 5 ton per hektare, melalui penerapan PM-AAS hasil panen dapat mencapai maksimal 10 ton per hektare berdasarkan target," kata Erwin usai uji coba alat tanam benih langsung (tabela) di Parigi, Senin.

2.280 Hektare Tersebar di 11 Kecamatan

Kuota penerapan PM-AAS pada tahun 2026 mencapai 2.280 hektare. Lahan pertanian yang masuk program ini membentang dari Kecamatan Sausu hingga Kecamatan Ongka.

Pemkab Parimo mendorong petani di subsektor tanaman pangan untuk mengadopsi alat dan mesin pertanian (alsintan) modern. Penggunaan teknologi dinilai menjadi solusi utama menghadapi tantangan sektor pertanian, termasuk ancaman El Nino dan perubahan iklim.

Produksi Padi Capai 286.778 Ton, Konsumsi Lokal Hanya 54.465 Ton

Menurut data pemerintah setempat, produksi padi Parigi Moutong mencapai 286.778 ton atau setara beras 153.081 ton. Sementara kebutuhan konsumsi lokal hanya 54.465 ton, menjadikan daerah ini sebagai salah satu sentra pangan di Sulawesi Tengah.

Erwin menegaskan predikat sebagai lumbung pangan harus dipertahankan dan dikembangkan melalui inovasi budidaya yang hemat biaya dan menguntungkan. Membuka lahan persawahan baru bukan lagi solusi utama karena akan memperketat pembagian debit air.

"Kami terus berupaya memperluas cakupan program tersebut supaya dapat menjangkau lebih banyak kawasan persawahan," ucap Erwin.

Petani Harus Kuasai Teknologi Hadapi Perubahan Iklim

Bupati berharap para petani semakin solid meningkatkan produksi. Menurutnya, pertanian menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah dan nasional.

"Saya berharap petani semakin solid meningkatkan produksi, karena pertanian menjadi tulang punggung ketahanan pangan," kata dia menuturkan.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top