MOROWALI — Aula Polres Morowali berubah menjadi pusat aksi kemanusiaan pada Rabu (10/6/2026). Bukan untuk rapat atau apel, melainkan untuk donor darah massal yang diikuti lintas institusi. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa, S.H., turun langsung memantau jalannya kegiatan. Mereka memastikan setiap proses berjalan lancar, mulai dari pendaftaran hingga pengambilan darah.
Partisipasi datang dari berbagai unsur. Personel Polres Morowali, Batalyon C Pelopor Satbrimobda Sulteng, Kodim 1311/Morowali, hingga Satpol PP kompak mendonorkan darahnya. Tak ketinggalan, pengurus Bhayangkari juga ikut ambil bagian dalam aksi sosial ini.
“Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan dan kehidupan orang lain,” ujar AKBP Zulkarnain di sela kegiatan. Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian sosial.
Donor darah ini bukan agenda seremonial belaka. Kapolres menyebutnya sebagai bentuk kontribusi nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi. Stok darah di fasilitas kesehatan Morowali kerap menipis, terutama saat musim libur atau bencana.
“Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam semangat kemanusiaan,” kata AKBP Zulkarnain.
Tingginya partisipasi peserta menunjukkan kuatnya sinergitas dan kebersamaan dalam mendukung kegiatan sosial. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti bahwa semangat pengabdian dapat diwujudkan lewat aksi nyata yang berdampak positif bagi sesama.
Donor darah ini menjadi salah satu rangkaian Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80. Polres Morowali berencana menggelar kegiatan serupa secara berkala untuk menjaga ketersediaan darah di daerah tersebut.