SULAWESI TENGAH — Penurunan harga ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Dalam tujuh hari, harga emas Antam tercatat bergerak turun dari rentang Rp 2.799.000 hingga menyentuh level terendahnya hari ini. Dalam sebulan terakhir, penurunan harga tercatat dalam rentang Rp 2.790.000 sampai Rp 2.738.000 per gram.
Artinya, jika Anda membeli emas Antam sebulan lalu dengan harga Rp 2.790.000 per gram, nilai investasi Anda kini menyusut Rp 52.000 per gram. Selisih antara harga beli dan harga buyback juga melebar, menandakan tekanan jual di pasar logam mulia masih cukup besar.
Harga buyback yang ditetapkan Antam hari ini berada di angka Rp 2.531.000 per gram. Angka ini menjadi acuan jika Anda ingin menjual kembali emas batangan ke Antam. Namun, perlu dicatat, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.
Pajak ini langsung dipotong dari total nilai transaksi saat Anda menjual emas. Jadi, jika Anda menjual emas 10 gram dengan harga buyback Rp 25.310.000, maka potongan pajaknya mencapai Rp 379.650. Uang yang Anda terima bersih sekitar Rp 24.930.350.
Berikut daftar lengkap harga emas Antam untuk berbagai ukuran pada Sabtu (6/6/2026):
Bagi pembeli ritel, harga emas ukuran 0,5 gram dan 1 gram masih menjadi pilihan utama karena nilai tebusnya lebih terjangkau. Namun, selisih harga per gram antara ukuran kecil dan besar juga perlu diperhatikan: semakin besar ukuran yang dibeli, harga per gramnya cenderung lebih murah.
Penurunan harga emas Antam hari ini sejalan dengan pergerakan harga emas global yang masih tertekan oleh sentimen penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi. Investor disarankan mencermati pergerakan harga sebelum memutuskan membeli atau menjual, terutama jika transaksi dalam jumlah besar.