Gempa M 5,6 Guncang Luwuk Banggai Sulawesi Tengah, Dipicu Deformasi Lempeng Laut Sulawesi

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 15:19:31 WIB
Gempa berkekuatan M 5,6 mengguncang Luwuk Banggai dengan pusat di laut timur laut Pulau Puah.

BANGGAI — Gempa bumi yang berpusat di laut timur laut Pulau Puah pada kedalaman 91 kilometer ini terasa cukup kuat di sejumlah daerah. BMKG mencatat guncangan dengan skala intensitas III hingga IV MMI (Modified Mercalli Intensity) melanda Luwuk dan Bone Bolango, artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah hingga menyebabkan benda-benda ringan bergerak.

Wilayah Mana Saja yang Merasakan Guncangan?

Berdasarkan data BMKG, dampak gempa tersebar di beberapa titik di Sulawesi. Selain Luwuk dan Bone Bolango, guncangan skala III MMI dilaporkan terjadi di Gorontalo. Sementara itu, wilayah Pohuwato, Boalemo, dan Gorontalo Utara merasakan getaran dengan skala II-III MMI. Daerah Taliabu mencatat intensitas paling rendah, yakni II MMI.

Mengapa Gempa Ini Tidak Berpotensi Tsunami?

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip dari Antara, Jumat (5/6/2026).

Pusat gempa yang berada di laut dengan kedalaman menengah menjadi faktor utama tidak adanya ancaman gelombang tinggi. BMKG memastikan parameter gempa masih bisa berubah seiring kelengkapan data dari stasiun seismik setempat.

Pemicu Gempa: Deformasi Batuan di Lempeng Laut Sulawesi

Gempa menengah seperti yang terjadi di Banggai umumnya dipicu oleh aktivitas tektonik di dalam lempeng yang menyusup ke bawah permukaan bumi. Deformasi atau perubahan bentuk batuan di dalam slab Lempeng Laut Sulawesi menjadi pemicu utama getaran kali ini. BMKG terus melakukan pemantauan intensif secara berkala untuk mengantisipasi gempa susulan.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top