POSO — Puluhan bahkan mungkin ratusan bendera negara peserta Piala Dunia 2026 terlihat berkibar di sepanjang lembah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Pemandangan itu langsung mendapat perhatian Anggota Komisi II DPR RI Longki Djanggola yang tengah melakukan kunjungan kerja di wilayah tersebut.
"Sangat seru sekali, saya lihat antusias dari masyarakat Poso, sepanjang lembah Napu di Kabupaten Poso, bendera-bendera negara peserta Piala Dunia dikibarkan," kata Longki pada Rabu.
Longki menuturkan bahwa euforia warga Poso ini tidak lepas dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Kepala negara telah menghadirkan tontonan Piala Dunia 2026 secara gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia melalui Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI).
"Beliau paham kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola, sehingga memberi arahan agar momen besar seperti Piala Dunia dapat dinikmati oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali, sebagai wujud hiburan yang menyatukan dan membangkitkan semangat bangsa," kata Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno dalam pernyataan terpisah.
Iman Brotoseno memastikan TVRI telah memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 untuk wilayah Indonesia. Seluruh pertandingan akan ditayangkan secara terestrial atau free to air (FTA) melalui kanal TVRI Sport dan TVRI Nasional.
Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Siaran pertandingan dijadwalkan mulai pukul 23.00 WIB hingga 11.00 WIB.
Ditanya mengenai tim favoritnya, Longki Djanggola menyebut dua negara besar. "Kalau untuk pilihan, saya favorit untuk negara Prancis dan Brazil," ujarnya.
Iman Brotoseno menambahkan bahwa proses perolehan hak siar tidak mudah. Namun, semua bisa terwujud berkat kepedulian Presiden Prabowo terhadap sepak bola nasional. "Piala Dunia 2026 melalui TVRI dihadirkan untuk seluruh rakyat Indonesia dengan akses yang inklusif, sesuai arahan dan dukungan Bapak Presiden," kata Iman, Rabu (31/12/2025).