Gojek dan Halodoc Kerja Sama Jual Obat Online, Warga Tak Perlu Lagi Antre di Apotek

Penulis: Irfan Hakim  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 00:15:01 WIB
Gojek dan Halodoc luncurkan layanan GoMed untuk pembelian obat online dengan sistem terintegrasi.

SULAWESI TENGAH — Buka aplikasi Gojek, lalu cari ikon palang medis bertuliskan GoMed. Jika tidak muncul di halaman utama, klik tombol "Lainnya" untuk menemukan daftar layanan lengkap. Setelah masuk, pengguna akan dihadapkan pada antarmuka yang terintegrasi dengan sistem Halodoc.

Di sana, tersedia tiga kategori produk. Pertama, obat bebas bertanda lingkaran hijau yang bisa dibeli tanpa resep. Kedua, obat bebas terbatas dengan lingkaran biru yang tetap boleh dibeli langsung namun disertai peringatan khusus. Ketiga, obat keras bertanda lingkaran merah atau huruf K yang mewajibkan unggahan foto resep dokter atau hasil konsultasi daring di platform yang sama.

Apotek Mana yang Melayani dan Berapa Lama Sampai?

Sistem akan mendeteksi lokasi pengguna melalui GPS, lalu mencari apotek mitra terdekat yang memiliki Surat Izin Apotek (SIA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA). Tujuannya jelas: menekan ongkos kirim dan memastikan obat sampai dalam waktu kurang dari 60 menit. Rata-rata, pengiriman instan hanya butuh 30-45 menit untuk radius 5-10 kilometer.

Pembayaran bisa dilakukan lewat GoPay, PayLater, atau kartu kredit/debit. Setelah terverifikasi, pesanan diteruskan ke driver yang akan menjemput obat langsung dari apotek fisik. Tak ada perantara pihak ketiga yang tak terverifikasi.

Apa Jaminan Keamanan Obat yang Dikirim?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelumnya memperingatkan maraknya peredaran obat palsu di pasar gelap digital. GoMed mengklaim rantai pasoknya terpantau secara digital karena semua pesanan berasal dari apotek legal. Kemasan obat pun disegel rapat dan tertutup demi menjaga privasi kondisi medis pengguna.

Riwayat transaksi juga tersimpan di aplikasi. Ini memudahkan pengguna saat konsultasi dokter di kemudian hari karena data obat yang pernah dibeli bisa diakses kembali.

Bagaimana Aturan Resep Digital dan Unggah Resep?

Kendala terbesar pengguna baru biasanya muncul saat hendak membeli obat keras. Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) mewajibkan resep dokter untuk obat-obat tertentu guna mencegah penyalahgunaan dan resistensi antibiotik. Di GoMed, pengguna bisa mengunggah foto resep asli atau melakukan konsultasi telemedis dengan dokter mitra Halodoc untuk mendapatkan resep digital.

Resep digital itu langsung terintegrasi dengan sistem pembelian, sehingga pengguna tak perlu repot mencetak atau mengantre di apotek.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: mawar#4193 This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top