PALU — Sebanyak 12 ekor sapi kurban disalurkan BRI kepada warga binaan dan masyarakat sekitar Lapas Kelas IIA Palu pada perayaan Idul Adha 1447 H. Hewan ternak itu tidak dibeli dari pasar konvensional, melainkan dipasok langsung oleh peternak lokal yang tergabung dalam program pembinaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) milik bank pelat merah tersebut.
Pemilihan peternak binaan sebagai pemasok sapi kurban menjadi strategi tersendiri. Langkah ini tak hanya menjamin kualitas hewan, tetapi juga memastikan dampak ekonomi mengalir langsung ke pelaku usaha kecil di daerah.
“Kami sengaja menggandeng peternak binaan agar program kurban tahun ini punya efek berganda. Peternak dapat pasar, warga lapas dapat daging segar,” ujar Pemimpin Cabang BRI Palu dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (16/6).
Proses penyembelihan dilakukan di area Lapas Palu pada hari raya Idul Adha. Daging kurban langsung didistribusikan kepada ribuan warga binaan dan warga kurang mampu di kelurahan sekitar kompleks lapas.
Pemilihan Lapas Palu sebagai lokasi penyaluran kurban bukan tanpa alasan. BRI menilai momen Idul Adha menjadi sarana tepat untuk memperkuat kepedulian sosial kepada kelompok yang kerap terpinggirkan, termasuk narapidana.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan Idul Adha dengan saudara-saudara kita yang sedang menjalani masa pembinaan. Semoga ini menjadi penyemangat bagi mereka,” tambah pemimpin cabang tersebut.
Program ini menjadi angin segar bagi peternak sapi di Sulawesi Tengah. Dengan adanya kepastian permintaan dari korporasi seperti BRI, peternak binaan bisa merencanakan siklus produksi lebih stabil. Seorang peternak asal Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, mengaku pesanan sapi kurban tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Ia memasok 4 ekor sapi dengan bobot rata-rata 250 kilogram per ekor.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BRI yang rutin digelar setiap perayaan hari besar keagamaan. Ke depan, BRI berencana memperluas jangkauan peternak binaan di Sulawesi Tengah agar rantai pasok hewan kurban semakin kuat dan merata.