PALU — Tegangan listrik yang tidak stabil di Jalan Zebra 4, Kota Palu, dikeluhkan warga dan pemilik usaha karena menyebabkan kerusakan pada berbagai perangkat elektronik. Mulai dari televisi, kulkas, hingga mesin produksi skala kecil disebut-sebut menjadi korban dari naik-turunnya arus listrik yang terjadi secara tiba-tiba.
Beberapa warga mengaku sudah mengganti komponen elektronik lebih dari sekali dalam sebulan terakhir. Seorang pemilik bengkel di lokasi tersebut menyebutkan, mesin las dan kompresor miliknya sempat mengalami kerusakan parah akibat lonjakan tegangan saat sedang digunakan.
“Saya sudah dua kali ganti adaptor mesin las. Kalau begini terus, rugi besar. Apalagi kalau sampai mesin terbakar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini tidak hanya merugikan rumah tangga, tetapi juga menghambat aktivitas usaha mikro di sekitar Jalan Zebra 4. Pelaku usaha kuliner dan jasa reparasi mengaku terpaksa menunda pekerjaan saat tegangan listrik turun drastis atau tiba-tiba naik.
Beberapa pemilik toko kelontong juga mengeluhkan kulkas pendingin minuman yang kerap mati mendadak, berpotensi menyebabkan kerugian akibat stok barang yang cepat basi. Mereka berharap ada tindakan cepat dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu untuk mengecek dan memperbaiki jaringan di titik tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PLN terkait keluhan warga Jalan Zebra 4. Warga berharap petugas teknis segera turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran tegangan dan perbaikan jika ditemukan kerusakan pada trafo atau kabel distribusi.
Kejadian serupa sebelumnya juga pernah dilaporkan di beberapa titik di Kota Palu, terutama saat beban puncak pemakaian listrik pada malam hari. Namun, penanganan yang cepat kerap menjadi kunci agar kerusakan elektronik warga tidak meluas.