GIIAS Semarang 2026 Digelar 30 September, 19 Merek Ikut Pameran

Penulis: Irfan Hakim  •  Senin, 21 September 2026 | 16:04:31 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima audiensi pengurus Gaikindo di kantornya, Senin (21/9/2026).

SULAWESI TENGAH — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan dukungan penuh untuk GIIAS Semarang 2026 yang berlangsung 30 September hingga 4 Oktober 2026. Pameran otomotif ini diikuti 19 merek kendaraan, dengan 12 dari 18 merek mobil berupa kendaraan listrik. Pemprov berharap gelaran tahunan ini mendongkrak penjualan kendaraan sekaligus pendapatan asli daerah dari sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Dukungan itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menerima audiensi pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) di kantornya, Senin (21/9/2026). Menurut Luthfi, pergerakan orang dan barang menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi, dan industri otomotif masuk dalam prioritas tersebut.

"Pemprov Jateng akan mendukung gelaran GIIAS di Semarang ini, karena pergerakan orang dan barang itu menjadi salah satu prioritas, salah satunya melalui industri otomotif," kata Luthfi.

19 Merek Ikut, 12 di Antaranya Mobil Listrik

Ketua Harian Gaikindo sekaligus Ketua Pameran GIIAS Semarang 2026, Anton Kumonty, menyebut tahun ini ada 19 merek kendaraan bermotor yang berpartisipasi. Rinciannya, 18 merek mobil dan 1 merek sepeda motor.

Dari 18 merek mobil tersebut, 12 di antaranya merupakan mobil listrik, sedangkan mobil konvensional hanya 6 merek. Sebanyak 25 perusahaan pendukung industri (supporting industry) turut terlibat dalam pameran.

"Tahun ini lebih banyak merek mobil listrik yang berpartisipasi dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Anton.

Penjualan Nasional Naik 12 Persen per Agustus 2026

Secara nasional, penjualan kendaraan bermotor baru mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025. Sepanjang delapan bulan pertama 2026 atau per Agustus, penjualan mencapai hampir 600 ribu unit, naik sekitar 12 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Angka tersebut menjadi salah satu dasar optimisme Gaikindo terhadap gelaran di Semarang. Pameran dinilai menjadi kanal untuk mendekatkan produk ke konsumen di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Bapenda Hitung Potensi Relaksasi untuk Dorong Penjualan

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, menjelaskan bahwa pameran GIIAS yang digelar setiap tahun diharapkan mendongkrak penjualan kendaraan bermotor di wilayahnya. Kenaikan penjualan itu pada gilirannya berdampak ke pendapatan asli daerah (PAD).

"Harapannya dengan sering dilakukan pameran ini dapat menumbuhkan penjualan kendaraan bermotor. Kita akan kolaborasi, bukan tidak mungkin nanti akan ada relaksasi yang diberikan, ini masih dihitung dulu," ujar Masrofi usai mendampingi Ahmad Luthfi.

Berdasarkan data Bapenda, pendapatan daerah dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada 2026 mengalami peningkatan dibandingkan 2025. Besaran pastinya belum disebutkan dalam audiensi tersebut.

Jadwal dan Lokasi Pameran

GIIAS Semarang 2026 berlangsung 30 September hingga 4 Oktober 2026. Pameran ini menjadi salah satu rangkaian GIIAS yang digelar di luar Jakarta, menyasar konsumen di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.

Bagi calon pembeli, gelaran ini biasanya menjadi ajang untuk melihat langsung model terbaru, termasuk kendaraan listrik yang tahun ini mendominasi daftar peserta. Skema relaksasi BBNKB yang disebut Masrofi masih dalam tahap perhitungan dan belum ada keputusan resmi soal besaran maupun mekanismenya.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: infojateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top