Pencarian

KADIN Sulteng Gandeng Eks Bos TaniHub Olah Durian dan Kopi Jadi Es Krim Nambaso

Jumat, 02 Oktober 2026 • 08:30:31 WIB
KADIN Sulteng Gandeng Eks Bos TaniHub Olah Durian dan Kopi Jadi Es Krim Nambaso
KADIN Sulawesi Tengah menandatangani nota kesepakatan hilirisasi komoditas unggulan bersama Nusantara King Fruit di Palu.

PALU — KADIN Sulawesi Tengah menandatangani Nota Kesepakatan Kerja Sama Hilirisasi Komoditas Unggulan bersama Surya Getto, yang kini menjabat Managing Director Nusantara King Fruit. Kesepakatan diteken di Hotel Best Western Plus Coco Palu pada 28 September 2026.

Empat KADIN kabupaten ikut terlibat dalam kerja sama ini, yakni KADIN Parigi Moutong, Poso, Morowali, dan Sigi. Mereka berperan sebagai penyedia komoditas dari daerah masing-masing.

Empat Komoditas yang Jadi Fokus Hilirisasi

Durian, kopi, kelapa, dan kakao dipilih sebagai komoditas utama yang akan diolah lebih lanjut. Keempatnya selama ini dikenal sebagai produk unggulan Sulawesi Tengah, tetapi sebagian besar masih dijual dalam bentuk bahan mentah.

Arah pengolahan itu ditegaskan dalam kerja sama tersebut. "Jadi tidak berhenti di jual bahan mentah. Kita dorong supaya ada produk, ada pengolahan, ada merek, dan ada pasar," demikian pernyataan yang menjadi arah utama pengembangan hilirisasi komoditas Sulawesi Tengah.

Ice Cream Nambaso: Dari Durian hingga Cokelat

Salah satu konsep yang disiapkan adalah Ice Cream Nambaso. Produk ini dirancang memakai bahan baku lokal dengan varian rasa durian, kopi, kelapa, dan cokelat.

Konsep tersebut menggambarkan bagaimana empat komoditas unggulan bisa diolah menjadi produk konsumsi yang lebih dekat dengan pasar. Produk ini juga berpotensi dikembangkan sebagai produk khas daerah.

Siapa Surya Getto

Surya Getto atau Surya Rama Paul Getto dilibatkan karena pengalamannya di sektor pengolahan buah dan rantai pasok dari hulu hingga hilir. Ia pernah menjabat Head of Upstream di TaniHub Group pada 2021–2022.

Ia juga lulusan magister Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan bidang Business Administration, Management, and Operations. Kini ia menjabat Managing Director Nusantara King Fruit.

Apa yang Berubah bagi Petani dan Pelaku Usaha Daerah

Hilirisasi diarahkan menambah nilai ekonomi komoditas sebelum dijual ke pasar. Dengan adanya pengolahan, produk, merek, dan pasar, petani serta pelaku usaha daerah berpeluang mendapat harga lebih baik dibanding menjual bahan mentah.

Kesepakatan ini melibatkan empat kabupaten sekaligus, sehingga rantai pasok dari hulu bisa dibangun lebih terarah. Tahap berikutnya bergantung pada realisasi kerja sama antara KADIN daerah dan mitra industri.

Follow paluonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: trilogi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks