PALU — Sebanyak delapan daerah bakal bertarung memperebutkan tiket juara Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP Seri Provinsi Sulawesi Tengah 2026. Berdasarkan hasil drawing yang telah dilakukan, delapan tim tersebut terbagi rata ke dalam dua grup, dengan masing-masing grup dihuni empat kontestan.
Dari pembagian tersebut, Grup A diisi oleh Tolitoli, Palu, Sigi, dan Morowali. Sementara itu, Grup B mempertemukan Parigi Moutong (Parmut), Poso, Banggai Kepulauan (Bangkep), dan Donggala.
Ambisi Besar Donggala di Laga Perdana
Dari Grup B, duel antara Donggala kontra Bangkep menjadi salah satu laga yang paling dinantikan. Kedua tim sama-sama mengusung ambisi besar untuk mengamankan poin penuh sejak pertandingan pertama.
Pelatih Donggala, Abd Hafid, enggan berkecil hati meski persiapan timnya belum berjalan ideal. Ia justru menaruh target tinggi kepada anak asuhnya untuk tampil dominan di laga pembuka.
“Kami siap memenangkan laga. Memang kondisi tim belum 100 persen, tetapi kami akan tetap berusaha maksimal untuk meraih kemenangan,” tegas Abd Hafid.
Bangkep Waspadai Kelelahan Pemain
Di kubu lawan, pelatih Bangkep, Pello, juga menyimpan optimisme tinggi terhadap kekuatan para pemainnya. Namun, ia menyoroti satu persoalan krusial yang bisa mengganggu performa tim, yakni kebugaran fisik.
Perjalanan panjang yang harus ditempuh skuad Bangkep menuju lokasi pertandingan menjadi perhatian utama. Kombinasi jalur laut dan darat yang melelahkan dikhawatirkan berdampak pada kondisi pemain saat bersua Donggala.
Meski dihadapkan pada kendala tersebut, Pello tetap percaya diri dengan kemampuan anak asuhnya untuk memberikan perlawanan sengit dan tampil maksimal di lapangan.
Prediksi Duel Sengit di Grup B
Pertemuan Donggala kontra Bangkep diprediksi berlangsung menarik dan ketat. Donggala diuntungkan dengan kesiapan tim yang lebih matang, sementara Bangkep bertekad membuktikan bahwa faktor jarak tempuh tidak menjadi penghalang untuk bersaing di GSI Sulteng 2026.
Hasil dari laga ini akan sangat menentukan peta persaingan di Grup B, sekaligus menjadi modal berharga bagi kedua tim untuk melaju ke babak berikutnya.