SIGI — Latihan Gulbencal Karhutla 2026 Kodam XXIII/Palaka Wira berlangsung di Lapangan Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan latihan dan pemaparan skenario pelaksanaan oleh Kasiopslat. Peserta lantas menyaksikan simulasi lapangan yang menguji kesiapan personel, mekanisme komunikasi, pembagian tugas, serta koordinasi lintas instansi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, menegaskan bahwa latihan ini bertujuan membangun mekanisme respons terpadu antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait. "Agar penanganan karhutla dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi," ujarnya dalam arahannya.
Mekanisme yang diuji di tingkat provinsi diharapkan menjadi model operasional yang dapat diterapkan di kabupaten-kabupaten di wilayah Kodam XXIII/PW. Cakupannya meliputi Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Sulawesi Barat. Dengan pola itu, setiap unsur memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu bertindak secara terpadu ketika bencana terjadi.
Pangdam juga menekankan langkah pencegahan sejak dini. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah tanpa pengawasan, serta menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar. Penegakan hukum terhadap pihak yang melakukan pembakaran lahan secara melanggar hukum disebut perlu menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Kegiatan itu turut diisi penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat Desa Sibedi. Pangdam bersama Forkopimda juga melaksanakan penanaman pohon sebagai wujud komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sulawesi Tengah yang mewakili Kapolda Sulteng, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang mewakili Gubernur Sulteng, perwakilan Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tengah, Danrem 132/Tadulako, para PJU dan Kabalak Kodam, Danlanal Palu, Danden TNI AU, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.
Kodam XXIII/Palaka Wira berharap sinergi lintas sektor semakin kuat melalui latihan ini. Upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla diharapkan berjalan efektif guna melindungi masyarakat, meminimalkan dampak bencana, dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Sulawesi Tengah.