Gubernur Sulteng Anwar Hafid Minta Pengusaha Morowali Utara Benahi Lingkungan Sebelum Musim Hujan

Penulis: Irfan Hakim  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:31:32 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid meminta pelaku usaha Morowali Utara membenahi lingkungan sebelum musim hujan.

MOROWALI UTARA — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta Bupati Morowali Utara mengundang para pelaku usaha untuk membahas langkah konkret penataan dan pemulihan lingkungan. Instruksi itu ia sampaikan di hadapan peserta upacara HUT ke-13 Morowali Utara, yang juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Morowali Utara, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, serta jajaran Forkopimda.

Anwar menilai cuaca panas dan kekeringan yang berlangsung selama beberapa bulan perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan persoalan lebih besar saat musim hujan datang.

"Saya minta para pengusaha segera melakukan perbaikan. Jangan menunggu sampai musim hujan datang dan banjir terjadi di mana-mana. Kita harus mulai mengantisipasi sejak dini," ujarnya.

Peringatan agar Alam Tidak Hanya Dinikmati Tanpa Dirawat

Selain soal lingkungan, Anwar mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam di tengah pesatnya aktivitas pembangunan dan usaha di Morowali Utara. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan alam.

"Jangan hanya menikmati kecantikannya tanpa pernah berpikir untuk merawatnya. Saya serius menyampaikan ini. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga daerah ini," tegasnya.

Ia berharap kekayaan daerah tidak hanya memberi keuntungan, tetapi juga manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Membangun Daerah sebagai Bakti Anak kepada Ibu

Dalam amanatnya, Anwar mengibaratkan pembangunan Morowali Utara sebagai bentuk bakti seorang anak kepada ibunya. Ia menyebut daerah itu telah menjadi tempat bernaung dan mencari penghidupan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

"Pertanyaannya, apa hadiah yang kita berikan kepada ibu kita yang sedang berulang tahun? Hari ini kita harus bertanya kepada diri sendiri, apa yang sudah kita berikan kepada Morowali Utara," ujarnya.

Didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, Anwar menegaskan kemajuan daerah tidak cukup diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan, katanya, harus menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Ajakan Peduli ke Kelompok Ekonomi Terbawah

Anwar mengajak warga yang telah hidup berkecukupan meningkatkan kepedulian terhadap kelompok ekonomi terbawah. Menurutnya, mereka membutuhkan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Semangat kebersamaan, lanjut Anwar, harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Masyarakat yang mampu diharapkan turut membantu saudara-saudaranya agar manfaat pembangunan lebih merata.

Ia juga mengingatkan bahwa kehadiran Morowali Utara sebagai daerah otonom harus mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. Pembentukan daerah ini diharapkan memudahkan warga mengakses layanan publik sekaligus menikmati hasil pembangunan.

Tema HUT ke-13 dan Harapan untuk Sulteng Nambaso

Peringatan HUT ke-13 Morowali Utara mengusung tema "Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Kebersamaan". Anwar berharap momentum itu memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mengelola sumber daya alam secara bijaksana.

Anwar mengaku memiliki ikatan historis dengan Morowali Utara. Ia berharap semangat kebersamaan terus terjaga sehingga daerah itu semakin maju dan sejahtera, serta berkontribusi mewujudkan Sulawesi Tengah yang Nambaso menuju Indonesia Emas 2045.

Sebelum menyampaikan amanat, Gubernur meminta pasukan upacara dibubarkan lebih dulu dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kabut asap.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: wartasulawesi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top