Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi Digelar 24 Oktober, Libatkan 1.300 Penari

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:35:01 WIB
Festival Gandrung Sewu 2026 dijadwalkan digelar di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, pada 24 Oktober 2026.

SULAWESI TENGAH — Festival Gandrung Sewu 2026 bakal digelar di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Jawa Timur, dengan melibatkan sekitar 1.300 penari dalam pertunjukan kolosal. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggandeng InJourney untuk memperluas promosi festival sekaligus mendorong dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dan jasa wisata setempat. Penyelenggaraan tahun ini diharapkan membuat wisatawan menyusun perjalanan lebih panjang dan menjelajahi destinasi lain di Banyuwangi.

Tanggal dan Lokasi Penyelenggaraan

Gandrung Sewu 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Jawa Timur. Sekitar 1.300 penari akan tampil dalam pertunjukan kolosal yang menjadi ikon festival budaya daerah ini.

Pengumuman kerja sama penyelenggaraan disampaikan dalam konferensi pers Gandrung Sewu kolaborasi InJourney dan Pemkab Banyuwangi di Panggung Budaya TMII Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Dampak Ekonomi yang Diincar

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan festival ini harus memberi manfaat langsung bagi warga.

"Kami berharap event Gandrung Sewu ini tidak hanya menghadirkan orang datang menyaksikan Gandrung Sewu, tetapi juga ada dampak yang nyata di tengah masyarakat kami," ujar Ipuk dalam konferensi pers tersebut.

Pemkab Banyuwangi menyiapkan fasilitasi bagi pelaku UMKM agar turut merasakan pergerakan pengunjung. Sektor jasa, kuliner, hingga produk lokal menjadi sasaran manfaat dari gelaran ini.

"Mengupayakan bagaimana pelaku UMKM kami fasilitasi, lalu juga ekonomi-ekonomi masyarakat bisa tumbuh, dan sektor jasa juga terdampak dalam kegiatan ini," imbuh Ipuk.

Kolaborasi dengan InJourney

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menilai pariwisata perlu dikelola sebagai ekosistem yang saling terhubung, bukan sekadar jumlah kunjungan.

"InJourney melihat pariwisata sebagai sebuah ekosistem yang perlu dikembangkan secara terintegrasi. Keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari berapa lama mereka tinggal, aktivitas yang mereka lakukan, serta seberapa besar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat setempat," ujar Herdy.

Melalui kolaborasi ini, InJourney berupaya menghubungkan atraksi, pelayanan, akomodasi, dan fasilitas pendukung selama wisatawan berada di Banyuwangi.

Peluang Wisata Lanjutan bagi Pengunjung

Kehadiran wisatawan untuk menyaksikan Gandrung Sewu membuka kesempatan menjelajahi destinasi lain di Banyuwangi. Festival budaya kerap menjadi alasan wisatawan memperpanjang durasi tinggal dan menyusun itinerary lebih dari satu hari.

Pengunjung dapat menikmati kuliner khas, produk lokal, serta berbagai pengalaman wisata lain selama berada di daerah ini. Semakin dikenalnya festival, Banyuwangi berpeluang menarik perhatian wisatawan mancanegara yang mencari wisata berbasis budaya.

Tips Menyaksikan Gandrung Sewu

  • Catat tanggal 24 Oktober 2026 dan pantau pengumuman resmi Pemkab Banyuwangi atau InJourney untuk informasi tiket dan akses masuk ke Pantai Boom Marina.
  • Siapkan rencana perjalanan lebih panjang agar bisa mengunjungi destinasi lain di Banyuwangi sekaligus menikmati kuliner dan produk lokal.
  • Informasi terkini soal harga tiket, jam mulai pertunjukan, dan kuota pengunjung dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat karena belum diumumkan dalam siaran pers ini.

Menonton 1.300 penari Gandrung bergerak serentak di tepi Pantai Boom Marina jadi alasan utama datang. Tapi menyusun perjalanan dua sampai tiga hari akan membuat kunjungan lebih utuh: menyaksikan pertunjukan kolosal, mencicipi kuliner Banyuwangi, dan menjelajahi destinasi lain di sekitarnya.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top