SULAWESI TENGAH — Vokalis rock legendaris Doddy Katamsi meninggal dunia pada Kamis (15/10) pukul 13.15 WIB di RS Universitas Indonesia, Depok, dalam usia 59 tahun. Mantan vokalis Elpamas itu wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Kabar duka ini pertama kali disampaikan sejumlah sesama musisi dan komunitas rock Indonesia.
Doddy sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa minggu terakhir. Pihak keluarga mengungkapkan kondisi kesehatannya terus menurun hingga dokter berencana melakukan operasi bypass jantung.
Rencana operasi itu akhirnya batal. Menurut keterangan keluarga yang dibagikan melalui akun @chikatamsi_ pada 23 September, tubuh Doddy tidak mendukung untuk menjalani prosedur tersebut.
"Rencana awalnya akan ditindak untuk bypass jantung, namun setelah pemeriksaan dan observasi panjang ternyata tubuhnya tidak support untuk di-bypass. Berbahaya saat proses dan pascaoperasi," tulis akun tersebut.
Komplikasi penyakit jantung dan ginjal membuat kondisi Doddy kian memburuk. Senyawa racun menyebar ke seluruh tubuhnya dan memicu keadaan delirium.
Dalam fase itu, seorang pasien mengalami penurunan kesadaran, disorientasi, hingga halusinasi. Doddy sempat terbaring lemah dengan sejumlah alat medis, termasuk ventilator, terpasang di tubuhnya.
Bernama asli Doddy Keswara Kartikajaya, ia dikenal luas sebagai vokalis band rock legendaris Elpamas. Band asal Jawa Timur yang terbentuk pada dekade 1980-an itu menjadi salah satu nama besar di skena rock Tanah Air.
Posisi Doddy sebagai frontman meninggalkan kesan mendalam bagi para penikmat musik rock Indonesia. Sepeninggalnya, nama Elpamas tetap dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan genre tersebut di Tanah Air.
Selain berkarier di atas panggung, Doddy dikenal sebagai guru vokal bagi sejumlah vokalis rock Indonesia. Banyak penyanyi dan solois besar disebut pernah menimba ilmu olah vokal darinya.
Kepiawaiannya mengajar membuat Doddy dipercaya menjadi pengajar di sejumlah acara pencarian bakat yang tayang di televisi nasional. Peran itu memperluas pengaruhnya ke generasi penyanyi yang lebih muda.
Kabar kepergian Doddy Katamsi menutup perjalanan panjang seorang musisi yang tidak hanya dikenang lewat suaranya, tetapi juga lewat jasa mendidik vokalis-vokalis rock berikutnya.