MOROWALI — Polres Morowali mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca panas yang melanda wilayah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Personel Bhabinkamtibmas diterjunkan langsung ke desa-desa untuk menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Kegiatan sambang ini menyasar permukiman hingga area perkebunan warga yang dinilai rawan menjadi pemicu munculnya titik api. Kesadaran masyarakat disebut menjadi kunci utama dalam mencegah bencana asap yang bisa meluas.
Kondisi suhu udara yang semakin panas dalam beberapa pekan terakhir membuat dedaunan kering dan lahan kosong mudah terbakar. Polres Morowali menilai sedikit kelalaian, seperti membakar sampah atau membersihkan kebun, dapat berujung pada kebakaran hebat yang sulit dikendalikan.
Oleh karena itu, imbauan keselamatan terus digencarkan melalui kegiatan sambang dan kunjungan ke wilayah binaan. Pesan utama yang disampaikan adalah larangan tegas untuk membakar lahan dalam kondisi apa pun.
Kasat Binmas Polres Morowali IPTU Muh. Syaiful, S.H., menegaskan bahwa jajarannya secara terus-menerus mengingatkan masyarakat. "Dalam setiap kegiatan sambang dan kunjungan ke wilayah binaan, Bhabinkamtibmas terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, termasuk saat membersihkan lahan maupun kebun," ujarnya, Selasa (08/09/2026).
Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan. "Pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran," tambahnya.
Ketika menemukan indikasi awal kebakaran, warga diimbau untuk tidak panik dan segera menghubungi pihak berwenang. Laporan bisa disampaikan ke Bhabinkamtibmas setempat, aparat desa, atau memanfaatkan layanan telepon Polri di nomor 110.
Penanganan cepat sejak kemunculan api pertama dinilai krusial agar kobaran tidak sempat meluas ke area yang lebih besar. Polres Morowali berharap meningkatnya kepedulian warga mampu menjaga kelestarian hutan dan lahan di Bumi Tepe Asa Moroso. Mencegah lebih baik daripada memadamkan.