Personel TNI-Polri dan Warga Bahodopi Kerja Bakti Angkut Tumpukan Sampah di Sungai, Cegah Banjir

Penulis: Irfan Hakim  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:39:02 WIB
Personel TNI-Polri bersama warga mengangkut tumpukan sampah di Sungai Bahodopi, Morowali, Jumat (21/8).

Personel Koramil 1311-09/Bahodopi bersama Polsek Bahodopi, pemerintah desa, dan warga bergotong royong membersihkan tumpukan sampah di Sungai Bahodopi, Morowali, Jumat (21/8). Aksi ini dilakukan untuk mengembalikan kelancaran aliran sungai sekaligus mencegah potensi banjir di musim hujan.

MOROWALI — Aliran Sungai Bahodopi di Kabupaten Morowali kembali normal setelah puluhan personel TNI-Polri, perangkat desa, dan warga bahu-membahu mengangkut sampah yang menumpuk di badan sungai. Kegiatan kerja bakti yang digelar Jumat (21/8) ini dipimpin langsung oleh Bati Bakti Pelda Kahar dari Koramil 1311-09/Bahodopi.

Menggunakan cangkul, karung, dan sarung tangan, tumpukan sampah yang menyumbat aliran air diangkat satu per satu ke tepian. Hasilnya langsung terlihat: debit air kembali mengalir lancar setelah sampah-sampah tersebut berhasil dibersihkan.

Sinergi TNI-Polri dan Warga Cegah Banjir

Kerja bakti ini bukan sekadar aksi bersih-bersih rutin. Pelda Kahar menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap sehat.

"Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan lingkungan dapat tetap bersih serta nyaman," ujarnya di sela kegiatan.

Pihak Polsek Bahodopi dan Pemerintah Desa turut mendukung penuh kegiatan ini. Mereka berharap aksi nyata di lapangan itu bisa menjadi contoh bagi warga untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai.

Sungai Bersih, Bahodopi Lebih Nyaman Ditinggali

Sampah yang menumpuk di sungai selama ini menjadi salah satu pemicu tersumbatnya aliran air saat hujan deras. Jika dibiarkan, kondisi itu berpotensi menyebabkan banjir yang merendam pemukiman warga di sekitar bantaran sungai.

Dengan aliran yang kembali lancar, risiko banjir di kawasan Bahodopi pun berkurang. Kebersihan lingkungan yang terjaga juga berdampak langsung pada kenyamanan dan kesehatan warga setempat.

Kegiatan ini diharapkan memicu kesadaran kolektif warga untuk merawat lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya saat ada agenda kerja bakti saja. Sebab, sungai yang bersih menentukan aman dan nyamannya desa untuk ditinggali.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: bedahnusantaraindonesia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top