Bidang Pertandingan Turnamen Gubernur Cup – Berani Domino Merdeka memastikan protes Pian–Adhi dari Gardu Bulls telah melalui mediasi bersama wasit. Komite menegaskan seluruh fakta telah dipertimbangkan. Namun, keberatan lanjutan wajib ditempuh melalui Majelis Penyelesaian Sengketa (MPS) sesuai tata tertib turnamen.
PALU — Bidang Pertandingan Turnamen Gubernur Cup – Berani Domino Merdeka akhirnya buka suara terkait keberatan pasangan Pian–Adhi dari Gardu Bulls. Mereka mempersoalkan penerapan petunjuk teknis (juknis) di salah satu laga. Penyelenggara menegaskan, proses mediasi sudah berjalan dan keputusan wasit bersifat final jika tidak ada banding melalui kanal resmi.
Komite Pertandingan, Andi Risman, memaparkan bahwa dalam mediasi pasca protes, semua pihak diberi ruang menyampaikan kronologi kejadian di meja pertandingan. Keterangan itu, kata dia, menjadi bahan pertimbangan wasit sebelum menetapkan keputusan akhir.
“Semua yang terjadi di lapangan atau di meja pertandingan telah disampaikan oleh semua pihak kepada wasit dalam proses mediasi pasca diajukannya protes. Seluruh fakta tersebut telah dipertimbangkan oleh wasit sebelum mengambil keputusan,” ujar Andi Risman dalam keterangannya, Jumat (21/8).
Andi Risman menjelaskan, tata tertib dan juknis turnamen telah mengatur khusus mekanisme penyelesaian sengketa. Jika peserta merasa keberatan dengan keputusan perangkat pertandingan, tersedia jalur resmi berupa pengajuan banding kepada MPS.
“Keputusan wasit dalam pertandingan telah memiliki mekanisme penyelesaian sebagaimana diatur dalam tata tertib. Jika ada peserta yang keberatan, seharusnya menempuh mekanisme banding melalui MPS sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Panitia menyebut Ketua Gardu atau Manager Team dari kubu pengaju keberatan sebelumnya telah menerima putusan wasit. Pernyataan yang disampaikan di luar mekanisme resmi tidak dapat dijadikan dasar untuk mempersoalkan kembali hasil pertandingan.
“Ketua Gardu atau Manager Team dari pihak yang mengajukan keberatan sebelumnya telah menerima putusan wasit. Karena itu, pernyataan yang disampaikan di luar mekanisme resmi pertandingan tidak dapat dijadikan dasar untuk mempersoalkan kembali keputusan tersebut,” kata Andi Risman.
Meski demikian, penyelenggara tetap menghormati hak peserta untuk menyampaikan keberatan. Namun, setiap protes diharapkan mengikuti jalur yang telah ditentukan agar proses penyelesaian berjalan objektif, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bidang Pertandingan juga mengimbau seluruh Ketua Gardu dan Manager Team menjalankan fungsi pembinaan serta pengawasan terhadap pemain masing-masing. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban turnamen, terutama setelah perangkat pertandingan mengambil keputusan.
Andi Risman meminta Ketua Gardu maupun Manager Team memberikan teguran kepada pemain yang tidak mengindahkan keputusan pimpinan gardu atau perangkat pertandingan. Kepatuhan terhadap mekanisme, menurutnya, merupakan bagian penting dalam menjaga sportivitas dan keberlangsungan Turnamen Gubernur Cup – Berani Domino Merdeka.
Bidang Pertandingan menegaskan seluruh peserta memiliki kedudukan yang sama. Setiap persoalan pertandingan harus diselesaikan berdasarkan tata tertib, juknis, serta mekanisme resmi yang telah disepakati. Penyelenggara berharap persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi polemik yang mengganggu jalannya turnamen maupun hubungan antarpeserta.
“Intinya, kami mengajak seluruh pihak untuk menghormati mekanisme yang sudah ditetapkan. Jika ada keberatan, silakan ditempuh melalui jalur resmi. Dengan demikian, setiap persoalan dapat diselesaikan secara objektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” kata Andi Risman.
Turnamen Gubernur Cup – Berani Domino Merdeka diharapkan tetap menjadi ajang olahraga, kompetisi, dan silaturahmi yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta penghormatan terhadap perangkat pertandingan. Panitia berkomitmen menjaga kualitas penyelenggaraan dengan mengedepankan aturan dan perlakuan adil bagi seluruh peserta.