MOROWALI — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat di Sulawesi Tengah berlangsung berbeda. Alih-alih menggelar acara seremonial politik, pengurus dan simpatisan yang hadir justru disuguhi agenda sosial: pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako untuk masyarakat kurang mampu.
Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa peringatan ini sengaja dijauhkan dari agenda politik praktis. "Partai Demokrat hari ini berada di dalam pemerintahan. Partai Demokrat berdiri tegak lurus dengan Presiden Prabowo Subianto," ujarnya dalam sambutan.
Di hadapan para kader, Anwar Hafid melontarkan peringatan yang tegas. Ia meminta seluruh kader tidak dulu berpikir soal kekuasaan dan periode jabatan. "Kalau setiap pejabat dari tingkat nasional sampai desa sudah berpikir bagaimana supaya bisa dua periode, maka pastikan kita akan gagal mensejahterakan rakyat kita," ungkapnya.
Menurutnya, tugas utama Partai Demokrat saat ini adalah membantu pemerintah yang sedang berkuasa. Di tingkat daerah, ia meminta kader membantu Pemkab Morowali dan Gubernur serta Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Di pusat, partai diminta mendukung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden.
HUT ke-25 Partai Demokrat tahun ini mengusung tema 'Indonesia Asri', yang disebut Anwar Hafid sebagai program langsung dari Presiden Prabowo. Tema ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
"Padi akan menguning. Jadi itu harus dukung supaya langit tetap biru. Karena kalau tidak biru pasti padi pusok. Nelayan tidak akan bisa melaut kalau langitnya hitam," jelasnya.
Anwar Hafid juga menyebut program "gentengisasi" dari Presiden yang bertujuan memanfaatkan produk lokal. "Inilah misi Demokrat. Tidak melihat warna apa pun yang penting langitnya biru," pungkasnya.