Didorong Industri dan Ekspor, Ekonomi Sulawesi Tengah Melonjak Sepanjang 2025

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 06 Februari 2026 | 11:25:02 WIB
Ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh 8,47 persen sepanjang tahun 2025, didorong sektor industri pengolahan.

PALU – Provinsi Sulawesi Tengah mencatatkan pertumbuhan ekonomi 8,47 persen sepanjang 2025, menempatkannya sebagai provinsi dengan kinerja ekonomi tertinggi kedua secara nasional berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Sulawesi Tengah menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Indonesia sepanjang 2025. Capaian ini hanya berada di bawah Maluku Utara yang menempati posisi puncak nasional.

BPS mencatat ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh sebesar 8,47 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penguatan kinerja semakin terasa pada akhir tahun, terutama pada triwulan IV-2025, ketika ekonomi daerah tumbuh 9,43 persen secara tahunan dan 4,29 persen secara kuartalan.

Sektor industri pengolahan kembali berperan sebagai penggerak utama. Sepanjang 2025, sektor ini tumbuh 14,12 persen dan menjadi kontributor terbesar dalam struktur ekonomi daerah. Industri pengolahan menyumbang 41,24 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Kontribusi terbesar berikutnya berasal dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 16,36 persen, disusul sektor pertambangan dan penggalian dengan porsi 15,22 persen.

Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa mencatat pertumbuhan tertinggi, mencapai 10,61 persen. Nilai ekspor bahkan melampaui total pengeluaran domestik, menunjukkan kuatnya orientasi ekonomi Sulawesi Tengah pada perdagangan antardaerah dan internasional.

Pada 2025, nilai PDRB Sulawesi Tengah atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp415,48 triliun, dengan PDRB per kapita mencapai Rp131,64 juta per tahun.

Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang masih berada pada level moderat, Sulawesi Tengah tampil menonjol di kawasan timur Indonesia, melampaui Kepulauan Riau dan mayoritas provinsi lainnya.

Reporter: Sutomo
Back to top