Sebanyak 28.931 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, mulai menerima bantuan beras pemerintah tahap kedua yang disalurkan Perum Bulog Cabang Tolitoli. Total bantuan yang didistribusikan mencapai 867,9 ton dengan setiap KPM memperoleh jatah 30 kilogram.
TOLITOLI — Perum Bulog Cabang Tolitoli memastikan seluruh bantuan pangan beras tahap kedua telah disalurkan kepada 28.931 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di wilayah tersebut. Setiap KPM menerima paket beras seberat 30 kilogram, sehingga total volume penyaluran mencapai 867,9 ton.
Pimpinan Cabang Bulog Kabupaten Tolitoli Aryo Wibisono mengatakan program ini merupakan instruksi pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Bantuan ditujukan khusus bagi kelompok masyarakat yang telah terdata oleh dinas terkait sebagai penerima manfaat.
Setiap KPM Kebagian 30 Kilogram Beras
Penyaluran bantuan pangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan yang terdampak fluktuasi harga kebutuhan pokok.
"Setiap KPM menerima beras sebanyak 30 kilogram dimana total penyaluran tahap kedua ini mencapai 867,9 ton," kata Aryo Wibisono di Kabupaten Tolitoli, Jumat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, sekaligus memastikan akses pangan tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Sekda Tolitoli: Penyaluran Harus Tepat Jumlah dan Tepat Waktu
Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam program ini adalah bentuk nyata menjaga ketahanan pangan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh jajaran terkait agar proses distribusi berjalan sesuai prosedur.
"Pemerintah hadir menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat," ujar Asrul Bantilan.
Ia juga menginstruksikan agar pendistribusian beras dilakukan secara transparan dan tertib. Para petugas diminta memastikan bantuan sampai ke tangan penerima yang berhak tanpa ada penyimpangan di lapangan.
"Saya imbau penyaluran dilakukan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, transparan dan tertib," tegasnya.
Sinergi Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan
Pemerintah Kabupaten Tolitoli mengapresiasi gerak cepat Bulog yang berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan setempat dalam mendistribusikan beras bantuan. Kerja sama ini dinilai krusial untuk memastikan logistik pangan menjangkau seluruh kecamatan secara merata.
Ke depan, pemerintah memastikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan akan terus berjalan. Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan terdapat tambahan jadwal penyaluran bantuan pangan beras sebanyak tiga kali pada 2026, sebagai langkah antisipasi menghadapi berbagai tantangan ketahanan pangan nasional.