PALU — Sebanyak 441 pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi mengucapkan sumpah/janji. Prosesi berlangsung di halaman parkir Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, dengan tema "Berani Berintegritas dan Profesional untuk Sulteng Nambaso".
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin langsung pengambilan sumpah tersebut. Ia menegaskan bahwa meritokrasi harus menjadi prinsip utama dalam membangun karier aparatur sipil negara. Menurutnya, jabatan diraih berdasarkan kemampuan, prestasi, kapasitas, kerja keras, dan kontribusi nyata.
Pesan itu disampaikan Anwar di hadapan ratusan PNS yang baru disumpah. Ia menekankan pentingnya perubahan paradigma birokrasi dari pola pikir penguasa menjadi pelayan masyarakat.
Anwar menjelaskan, meritokrasi memberi ruang bagi setiap ASN untuk berkembang sesuai kapasitas dan hasil kerjanya. Setiap pegawai dituntut terus meningkatkan kompetensi, menunjukkan kinerja, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
"Birokrat kita harus bergeser dari penguasa menjadi pelayan. Seorang pelayan harus tumbuh karena meritokrasi, bukan patronasi. Artinya, seseorang berkembang karena kemampuan dan prestasinya, bukan karena kedekatannya," tegas Anwar.
Dalam paradigma tersebut, jabatan dipahami sebagai amanah yang diperoleh melalui kompetensi dan prestasi. ASN juga bertanggung jawab memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido turut hadir dalam prosesi tersebut. Hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Siti Asmaul Husna.
Sejumlah kepala perangkat daerah dan kepala biro di lingkungan Pemprov Sulawesi Tengah juga mengikuti acara itu. Kehadiran mereka menandai dimulainya babak karier baru bagi 441 PNS yang disumpah.
Prinsip meritokrasi diharapkan menjadi landasan membangun birokrasi Pemprov Sulawesi Tengah. Tujuannya, kesempatan berkembang diberikan secara adil berdasarkan kompetensi dan kinerja.
Bagi Anwar, penerapan prinsip itu penting untuk mendorong perubahan nyata di tubuh birokrasi. ASN yang tumbuh lewat jalur prestasi dinilai lebih siap melayani masyarakat.
Pengambilan sumpah ini menjadi titik awal penerapan prinsip tersebut di lingkungan Pemprov Sulawesi Tengah. Para PNS yang baru disumpah kini memikul tanggung jawab menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme.