SULAWESI TENGAH — Sejumlah ibu hamil di Desa Sekoci dan Desa Sei Tualang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, menerima bantuan susu secara berkala. Penyaluran dilakukan melalui bidan desa dan puskesmas setempat, menggandeng tenaga kesehatan agar bantuan tepat sasaran.
Bantuan susu untuk ibu hamil di dua desa Kabupaten Langkat ini disalurkan lewat jalur puskesmas dan bidan desa. Cara ini dipilih supaya penerima benar-benar sesuai kebutuhan, bukan sekadar dibagikan tanpa pendampingan.
Manager Kebun PT Mirabilis Tunggal Tualang (MTT) dan PT Sri Timur, Mulyadi Sigalingging, menyebut pihaknya sengaja melibatkan fasilitas kesehatan dalam proses penyaluran.
"Kita menggandeng puskesmas-puskesmas dalam penyaluran susu untuk kalangan ibu hamil ini," kata Mulyadi.
Puskesmas dan bidan desa punya data ibu hamil di wilayah kerjanya. Dengan begitu, penyaluran susu bisa langsung menyasar mereka yang memang sedang membutuhkan asupan tambahan.
Bantuan diberikan secara berkala, bukan sekali bagi. Pola ini penting karena kebutuhan nutrisi ibu hamil berjalan sepanjang masa kehamilan, bukan hanya di satu titik waktu.
Sasaran program ini adalah ibu hamil di Desa Sekoci dan Desa Sei Tualang, Kecamatan Besitang. Kedua desa berada di sekitar wilayah operasional perusahaan, sehingga menjadi prioritas penerima bantuan.
Tenaga kesehatan setempat terlibat langsung agar distribusi tidak salah sasaran. Ibu hamil yang terdata di puskesmas dan bidan desa jadi acuan utama penerima.
Bantuan susu ini bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan. Mulyadi menyebut ada pula program serupa yang menyasar perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum di sekitar wilayah operasional.
Artinya, cakupan program tidak berhenti di sektor kesehatan. Perusahaan menyasar kebutuhan warga di beberapa bidang sekaligus, dari gizi ibu hamil hingga sarana umum.
Susu memang membantu melengkapi asupan kalsium dan protein ibu hamil. Meski begitu, susu bukan pengganti makanan utama, melainkan pelengkap gizi harian.
Ibu hamil tetap perlu makan beragam: sumber protein, sayur, buah, dan karbohidrat cukup. Kalau ada keluhan seperti mual berlebihan atau berat badan tidak naik, sebaiknya konsultasi ke bidan atau dokter kandungan.
Pemeriksaan kehamilan rutin di puskesmas tetap jadi langkah paling aman. Dari situ ibu bisa tahu apakah asupan gizi dan kondisi kehamilan sudah sesuai kebutuhan.
Bantuan susu di Sekoci dan Sei Tualang menunjukkan kolaborasi perusahaan dan puskesmas bisa mempermudah ibu hamil mendapat asupan tambahan. Bagi ibu di wilayah lain, pastikan selalu cek kebutuhan gizi ke tenaga kesehatan terdekat.