Kapal tanker MT Mauhau milik PT Pertamina Patra Niaga mengevakuasi 16 korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 08 di perairan Laut Jawa, Minggu. Kapal yang tengah berlayar dari Banjarmasin menuju Tuban itu mengubah haluan setelah menerima laporan kecelakaan lewat radio VHF. Hingga laporan terakhir, satu korban mengalami luka di bagian kaki dan mendapat penanganan awal dari awak kapal.
JAKARTA — Nakhoda dan kru MT Mauhau bergerak cepat begitu informasi soal kapal tenggelam masuk melalui radio VHF. Posisi kapal tanker itu memang berada di sekitar jalur pelayaran KMP Virgo Transport 08.
Evakuasi berjalan dari atas kapal tanker yang sedang dalam perjalanan niaga. Sebanyak 16 orang berhasil dinaikkan ke dek MT Mauhau, termasuk nakhoda KMP Virgo Transport 08.
Dari 16 orang yang dievakuasi, satu korban dilaporkan mengalami luka pada bagian kaki. Awak MT Mauhau memberikan penanganan awal sambil menunggu proses evakuasi lanjutan.
Para korban yang selamat juga mendapat makanan, minuman, dan bantuan sesuai kebutuhan selama berada di atas kapal tanker tersebut.
MT Mauhau telah berkoordinasi dengan Basarnas Banjarmasin setelah proses evakuasi berlangsung. Tim Basarnas bergerak menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan pencarian dan evakuasi korban lainnya.
Sejumlah kapal lain turut membantu, di antaranya TB TCP 205 dan KMP Haidar.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan aksi penyelamatan itu bagian dari komitmen perusahaan terhadap keselamatan di wilayah operasi dan pelayaran.
"Mengetahui adanya kapal yang tenggelam di sekitar wilayah pelayarannya, nakhoda dan awak kapal MT Mauhau segera melakukan respons dengan mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi korban," jelas Kitty dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Ia menambahkan, keputusan kru untuk mengubah haluan diambil tanpa menunggu instruksi lanjutan.
"Begitu menerima informasi adanya kapal yang tenggelam, nakhoda dan kru MT Mauhau segera mengambil langkah untuk membantu proses penyelamatan. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama, dan kami bersyukur hingga saat ini 16 korban telah berhasil dievakuasi ke atas kapal," ujar Kitty.
Pertamina Patra Niaga menyatakan terus berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait untuk memantau perkembangan evakuasi. Fokus saat ini memastikan korban yang sudah dievakuasi mendapat penanganan baik, sekaligus mendukung pencarian korban lainnya.
"Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh pihak yang terlibat. Fokus kami saat ini adalah memastikan para korban yang telah dievakuasi mendapatkan penanganan dengan baik dan mendukung proses pencarian terhadap korban lainnya," ucap Kitty.