PLN Jelaskan Pemicu Pemadaman Bergilir di Palu dan 7 Kabupaten Sulteng, Beban Puncak Capai 270 MW

Penulis: Irfan Hakim  •  Selasa, 08 September 2026 | 17:08:32 WIB
Petugas PT PLN (Persero) melakukan pemeriksaan gardu listrik di tengah pemberlakuan pemadaman bergilir di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

PT PLN (Persero) menyatakan pemadaman bergilir yang melanda Kota Palu dan tujuh kabupaten di Sulawesi Tengah dalam hampir dua pekan terakhir merupakan langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Kebijakan ini diambil menyusul gangguan transmisi akibat pemeliharaan di wilayah Sulawesi Selatan. Manajer Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu Ansar menyebut gangguan teknis itu diperparah lonjakan konsumsi listrik masyarakat akibat suhu panas El Nino.

PALU — PT PLN (Persero) memastikan pemadaman bergilir yang dirasakan warga Kota Palu dan sekitarnya merupakan upaya menjaga keandalan pasokan listrik di tengah gangguan teknis transmisi. Gangguan tersebut berasal dari pemeliharaan kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan yang terhubung dalam satu sistem grid besar.

Kebijakan ini berdampak pada delapan kabupaten/kota di Sulawesi Tengah yang menjadi wilayah kerja UP3 Palu, meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, Morowali, dan Morowali Utara.

Durasi Pemadaman Capai Empat Jam

Ansar menjelaskan pemadaman berlangsung sekitar tiga hingga empat jam secara bergantian. Kondisi ini telah dirasakan masyarakat selama hampir dua pekan terakhir.

"Pemadaman bergilir dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem dan mencegah terjadinya gagal fungsi secara tiba-tiba," kata Ansar di Palu, Senin.

Ia menambahkan pasokan listrik yang masuk ke Kota Palu dan sekitarnya diatur oleh PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi. Sistem ini terintegrasi dengan jaringan interkoneksi yang mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, hingga wilayah lainnya.

El Nino Dorong Konsumsi Listrik Masyarakat

Lonjakan kebutuhan listrik turut memperberat kondisi sistem. Suhu panas akibat fenomena El Nino mendorong pemakaian peralatan pendingin di rumah-rumah warga secara signifikan.

"Kalau cuaca panas otomatis pemakaian masyarakat juga makin naik. Pemakaian naik memengaruhi peralatan-peralatan kelistrikan," ujarnya.

Saat ini, beban puncak listrik di wilayah UP3 Palu mencapai sekitar 260 hingga 270 megawatt (MW). Angka ini menjadi tekanan tambahan bagi sistem transmisi yang tengah dalam masa pemeliharaan.

PLN Targetkan Kondisi Segera Pulih

PLN berharap gangguan teknis dapat segera diatasi agar pemadaman tidak semakin meluas atau berlangsung lebih lama. Pihaknya juga meminta pengertian masyarakat selama masa pemeliharaan berlangsung.

"Semoga situasi ini bisa secepatnya pulih sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu," ucap Ansar.

UP3 Palu saat ini melayani hampir 700 ribu pelanggan yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Seluruh pelanggan terdampak pemadaman secara bergantian sesuai jadwal yang ditentukan petugas.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top