Rumah Oleh-Oleh Pertama di Kabupaten Morowali Resmi Hadir, Kolaborasi Pemkab-PT Vale Dorong UMKM Naik Kelas

Penulis: Joko Purnomo  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:04:32 WIB
Rumah Oleh-Oleh pertama di Kabupaten Morowali resmi hadir di Desa Bahomoahi, Kecamatan Bungku Timur, sebagai pusat promosi produk unggulan daerah.

MOROWALI — Rumah Oleh-Oleh Kecamatan Bungku Timur di Desa Bahomoahi resmi menjadi pusat promosi dan etalase produk unggulan masyarakat Kabupaten Morowali. Fasilitas ini merupakan yang pertama di kabupaten tersebut, menghadirkan ruang representatif bagi produk makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif khas daerah.

Kehadiran fasilitas ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Ekosistem UMKM

Rumah Oleh-Oleh Bungku Timur merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Morowali, Pemerintah Kecamatan Bungku Timur, kelompok masyarakat, pelaku usaha, serta PT Vale melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang kemandirian ekonomi.

"Rumah Oleh-Oleh Kecamatan Bungku Timur ini merupakan yang pertama di Kabupaten Morowali. Kehadirannya menjadi contoh nyata sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Staf Ahli Perekonomian Kabupaten Morowali Anwar Saimu, Rabu.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem usaha lokal, meningkatkan nilai tambah produk daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pendampingan Berkelanjutan untuk Daya Saing

Community Development Officer PT Vale IGP Morowali, Salwa menjelaskan perusahaan terus mendampingi berbagai kelompok usaha di wilayah pemberdayaan selama beberapa tahun terakhir melalui berbagai program penguatan kapasitas.

"Kami percaya bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan," katanya.

PT Vale secara konsisten memberikan pendampingan melalui pelatihan kewirausahaan, penguatan kapasitas produksi, peningkatan kualitas dan kemasan produk, pengelolaan usaha, hingga strategi pemasaran.

Pendampingan tersebut tidak hanya membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, tetapi juga mempersiapkan mereka agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Akses Pasar Kunci Keberlanjutan Usaha

Menurut Salwa, akses terhadap pasar yang berkelanjutan menjadi faktor yang sama pentingnya agar usaha masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang. Dukungan terhadap kehadiran Rumah Oleh-Oleh ini merupakan bagian dari upaya membangun rantai nilai ekonomi yang lebih kuat bagi pelaku UMKM di Bungku Timur.

Fasilitas ini diharapkan menjadi penggerak baru ekonomi lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi berbagai produk unggulan masyarakat. Produk-produk yang selama ini berkembang melalui proses pendampingan dan pembinaan usaha kini memiliki ruang yang lebih representatif untuk dipasarkan kepada masyarakat luas maupun para pengunjung yang datang ke Bungku Timur.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top