SULAWESI TENGAH — Kecelakaan maut yang menimpa rombongan politikus PKB itu terjadi di jalur B Tol Paspro, Km 834, Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Dua korban meninggal adalah Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), keduanya staf pendukung Hilman di lapangan. Sementara Hilman dan sopir kendaraan selamat dengan luka-luka.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahadian, menyatakan kecelakaan dipicu sopir mobil Innova N-1297-NB yang dikemudikan Mahrus Ali. “Sopir kendaraan Innova diduga mengantuk atau kurang konsentrasi sehingga kendaraan ke kiri dan menabrak bagian bak belakang sebelah kanan dump truk,” kata Taufik, Sabtu malam.
Mobil melaju dari arah Probolinggo menuju Pasuruan di lajur kanan. Sesampainya di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri dan menghantam dump truk W-8439-UK yang dikemudikan Imam Subekti. Tabrakan keras itu menyebabkan dua staf di kursi belakang tewas seketika.
Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengonfirmasi kondisi Hilman sudah membaik. “Alhamdulillah sudah melewati masa kritis. Kita doakan bersama, ya,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (24/4/2026). Ia menambahkan bahwa Hilman dalam keadaan baik dan diharapkan segera pulih.
Ayah Hilman, Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid, menyatakan putranya masih menjalani operasi dan perawatan di RS dr. Soetomo Surabaya. “Hilman masih menjalani operasi dan perawatan di RS dr. Soetomo Surabaya,” jelas Jazilul singkat.
Sebelum kecelakaan, rombongan Hilman diketahui menghadiri seminar dan roadshow di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo. Kegiatan itu merupakan bagian dari agenda resmi anggota DPR RI dari Fraksi PKB tersebut. Belum ada pernyataan resmi dari Komisi X DPR mengenai penggantian sementara tugas Hilman selama masa pemulihan.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang melibatkan pejabat publik di jalur tol. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelelahan sopir setelah perjalanan dinas.