Pemprov Sulteng Gaet Provinsi Hainan China, Sektor Pertanian Tropis hingga Mineral Hijau Jadi Incaran

Penulis: Irfan Hakim  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:39:53 WIB
Gubernur Anwar Hafid dan Gubernur Liu Xiaoming menandatangani nota kesepahaman kerja sama antara Sulawesi Tengah dan Hainan.

Gubernur Anwar Hafid menyebut karakter geografis yang identik menjadi fondasi kerja sama ini. Sulawesi Tengah dan Hainan sama-sama berada di kawasan tropis dengan potensi alam yang serupa.

“Ini menjadi modal besar untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan di bidang pertanian tropis, mineral hijau, perdagangan, investasi, kawasan industri, hingga pendidikan,” ujar Anwar dalam keterangan yang dilansir Antara, Sabtu (23/5/2026).

Sektor Prioritas: dari Benih hingga Rantai Dingin

Ruang lingkup kerja sama tidak hanya berhenti di investasi tambang hijau. Kedua provinsi juga membahas pertanian tropis, perikanan laut, industri benih, dan teknologi budidaya.

Tak ketinggalan, sektor logistik dan rantai dingin (cold chain) menjadi perhatian khusus untuk memperkuat konektivitas ekspor-impor antarwilayah. Pemerintah Sulteng mendorong pembangunan platform produksi bersama guna memperkuat rantai pasok regional.

Pendidikan dan Riset Juga Digarap

Kolaborasi tidak melulu soal ekonomi. Sulteng dan Hainan sepakat memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan riset sumber daya manusia. Salah satu rencana konkretnya adalah pembangunan platform kerja sama ilmiah serta pelatihan talenta melalui Aliansi Universitas Kawasan Tropis.

Pelabuhan Bebas Hainan Jadi Peluang Besar

Gubernur Hainan Liu Xiaoming menyambut baik kunjungan delegasi Sulteng. Ia memaparkan perkembangan Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan yang kini menjelma menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Asia.

Menurut Liu, Indonesia dan China merupakan mitra strategis dengan hubungan saling menguntungkan. “Kerja sama antara Hainan dan Sulawesi Tengah sangat kompatibel dan menjanjikan. Kami berharap kedua daerah dapat bersama-sama memanfaatkan peluang pembangunan kawasan perdagangan bebas dan implementasi RCEP,” ujarnya.

Langkah Konkret ke Depan

Anwar menegaskan pihaknya siap membuka ruang kerja sama internasional lebih lebar demi mempercepat pembangunan daerah. Penguatan mekanisme kerja sama berkelanjutan dinilai krusial agar potensi kedua daerah tidak sekadar wacana, melainkan program nyata di lapangan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kini menyiapkan tim teknis untuk menindaklanjuti nota kesepahaman yang telah dibahas di Haikou.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top