PALU — Irjen Pol Endi Sutendi resmi melepas jabatan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah setelah memasuki masa purna tugas. Proses serah terima jabatan berlangsung di Mapolda Sulteng, menandai berakhirnya masa pengabdian pria berpangkat bintang dua itu di daerah tersebut.
Posisi yang ditinggalkan Endi Sutendi kini diisi oleh Brigjen Pol Nasri. Perwira menengah Polri ini dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan di Polda Sulteng, membawa pengalaman dan pendekatan baru dalam menjaga stabilitas keamanan di provinsi yang kerap menghadapi tantangan geografis dan sosial.
Dalam momen perpisahan, Irjen Endi Sutendi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat Sulawesi Tengah. Ia menekankan bahwa keberhasilan tugas kepolisian selama ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan semua pihak.
"Saya pamit purna tugas. Terima kasih atas kerja sama dan dukungannya selama saya bertugas di Polda Sulteng," ujar Endi dalam sambutannya. Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa Polda Sulteng semakin profesional dan dicintai masyarakat.
Brigjen Pol Nasri, yang kini resmi menjabat Kapolda Sulteng, menyatakan kesiapannya melanjutkan program-program yang telah berjalan. Ia juga berkomitmen untuk meningkatkan responsivitas kepolisian terhadap berbagai dinamika keamanan di daerah. "Saya akan bekerja keras dan berkoordinasi dengan semua elemen untuk menjaga kondusivitas Sulawesi Tengah," kata Nasri.
Pergantian pimpinan ini menjadi perhatian publik, mengingat Polda Sulteng memiliki wilayah kerja yang luas dan kompleks, termasuk daerah rawan konflik sosial dan bencana alam. Masyarakat berharap kepemimpinan baru dapat membawa angin segar dalam pelayanan dan penegakan hukum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut mengenai program prioritas Brigjen Nasri. Namun, publik menantikan langkah konkret kepolisian dalam menekan angka kriminalitas dan menjaga stabilitas keamanan pasca-pergantian pimpinan.