Rupiah Sentuh Rp17.700 per Dolar AS Pagi Ini, Tertekan Sentimen Global dan Sikap Wait and See Investor

Penulis: Hendra Wijaya  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 09:46:21 WIB
Rupiah melemah ke posisi Rp17.700 per dolar AS pada perdagangan pagi ini.

SULAWESI TENGAH — Pergerakan rupiah pada hari ini sejalan dengan tren pelemahan yang dialami sejumlah mata uang kawasan. Ringgit Malaysia terkoreksi 0,04%, dolar Singapura melemah 0,05%, yen Jepang turun 0,06%, dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,16%. Di sisi lain, yuan China dan peso Filipina mencatatkan penguatan tipis masing-masing 0,05% dan 0,09% terhadap greenback.

Dolar AS Kembali Menguat, Mata Uang Negara Maju Kompak Melemah

Tekanan terhadap rupiah tidak hanya datang dari domestik, tetapi juga dari penguatan dolar AS di pasar global. Seluruh mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah pada pagi ini. Euro Eropa melemah 0,05%, poundsterling Inggris turun 0,04%, dan dolar Australia terkoreksi 0,06%. Dolar Kanada dan franc Swiss juga ikut terdepresiasi masing-masing 0,08% dan 0,03%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap aset safe haven masih tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik global. Pelaku pasar mencermati respons Iran terhadap proposal terbaru dari Amerika Serikat, yang dinilai bisa memicu eskalasi konflik di Timur Tengah.

Analis: Rupiah Bergerak Konsolidatif, Tunggu Data Transaksi Berjalan

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Menurutnya, sentimen pasar masih didominasi oleh sikap wait and see menjelang rilis data neraca transaksi berjalan kuartal I-2025 Indonesia.

"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS. Investor wait and see rilis data neraca transaksi berjalan kuartal I Indonesia. Investor juga masih mengantisipasi respons Iran terhadap proposal terbaru Amerika Serikat," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Fakta Singkat Pelemahan Rupiah Pagi Ini

  • Rupiah melemah 32 poin atau 0,18% ke Rp17.700 per dolar AS.
  • Mayoritas mata uang Asia melemah, hanya yuan China dan peso Filipina yang menguat tipis.
  • Seluruh mata uang utama negara maju kompak terdepresiasi terhadap dolar AS.
  • Analis memproyeksikan rentang pergerakan rupiah di Rp17.600–Rp17.750 per dolar AS.
Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top