Laba Telkomsel Naik 14,7% di 2025, ARPU Tembus Rp45 Ribu dari 156 Juta Pelanggan

Penulis: Hendra Wijaya  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 23:33:01 WIB
Laba bersih Telkomsel naik 14,7% pada 2025 dengan ARPU mencapai Rp45 ribu.

SULAWESI TENGAH — Laporan keuangan terbaru menunjukkan Telkomsel mulai menuai hasil dari transformasi bisnis yang dijalankan sejak awal 2025. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

"Di tengah dinamika industri yang masih penuh tantangan, Telkomsel terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan," ujar Nugroho, Rabu (20/5/2026).

ARPU Naik Jadi Rp45 Ribu, Basis Pelanggan Terkonsolidasi

Sepanjang 2025, Telkomsel mencatatkan EBITDA yang meningkat 5,4 persen secara kuartalan. Pertumbuhan ini terjadi meskipun basis pelanggan terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan, lebih rendah dibanding periode sebelumnya. Namun, pendapatan rata-rata per pelanggan (ARPU) justru naik menjadi Rp45 ribu per bulan.

Angka itu menunjukkan pergeseran strategi dari mengejar jumlah pelanggan menjadi meningkatkan nilai per pelanggan. Traffic data juga tumbuh 15 persen secara tahunan, menandakan makin tingginya konsumsi layanan digital di kalangan pengguna.

Konvergensi dan Fixed Broadband Tembus 10 Juta Pelanggan

Telkomsel juga memperkuat layanan konvergensi — menggabungkan layanan seluler, fixed broadband, dan konten digital. Saat ini, penetrasi layanan konvergensi mencapai sekitar 59 persen. Sementara itu, jumlah pelanggan fixed broadband sudah melampaui 10 juta, memperkuat posisi perusahaan di segmen konektivitas rumah.

Strategi ini menjadi salah satu pilar utama Telkomsel untuk bersaing di era digital, di mana kebutuhan masyarakat terhadap internet cepat dan stabil terus meningkat.

AI dan Ekosistem Digital Jadi Andalan ke Depan

Ke depan, Telkomsel akan mengandalkan kapabilitas berbasis kecerdasan buatan (AI) dan integrasi ekosistem digital untuk mendorong pertumbuhan. Perusahaan menargetkan peran sebagai digital ecosystem enabler — tak sekadar penyedia koneksi, tapi juga platform yang memungkinkan berbagai layanan digital berjalan di atas infrastrukturnya.

Langkah ini dinilai krusial mengingat persaingan di industri telekomunikasi kian ketat. Operator tidak lagi cukup hanya menjual paket data, tetapi harus mampu menawarkan solusi digital yang relevan bagi pelanggan ritel maupun korporasi.

Fakta Singkat Kinerja Telkomsel 2025

  • Pendapatan: Rp109,3 triliun
  • Laba bersih: Rp19,7 triliun (naik 14,7% QoQ)
  • EBITDA: tumbuh 5,4% QoQ
  • ARPU: Rp45 ribu per bulan
  • Pelanggan fixed broadband: lebih dari 10 juta
  • Kontribusi layanan digital: lebih dari 95% dari pendapatan mobile

Dengan fondasi yang semakin solid, Telkomsel optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sepanjang 2026. Tantangan terbesar kini adalah menjaga relevansi layanan di tengah perubahan perilaku konsumen yang makin cepat.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top