Dua Aplikasi AI Video Baru Berebut Puncak App Store Setelah OpenAI Matikan Sora

Penulis: Irfan Hakim  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 01:37:01 WIB
Dua aplikasi AI video baru bersaing ketat di puncak App Store setelah penghentian layanan Sora oleh OpenAI.

SULAWESI TENGAH — Pada Maret lalu, OpenAI secara mendadak menghentikan layanan Sora, aplikasi AI video generation yang sempat menjadi primadona. Keputusan itu diambil bukan karena masalah teknis, melainkan biaya operasional yang sangat tinggi untuk menjalankan model AI video tersebut — apalagi layanan ini digratiskan untuk pengguna.

Alih-alih terus menguras kantong, OpenAI memilih fokus pada pengembangan ChatGPT dan Codex yang lebih menguntungkan secara bisnis. Codex, misalnya, bekerja optimal dalam skema berbayar dan menyasar peningkatan produktivitas pengguna.

Dari Chatbot ke Aplikasi Video Spesifik: Dua Jalur Berbeda

Dengan hengkangnya Sora, celah pasar langsung diisi oleh para pesaing. Gemini dan Grok, misalnya, sudah menyematkan fitur pembuatan video dari teks dan gambar di dalam aplikasi chatbot mereka. Namun, fitur ini hanyalah salah satu dari sekian banyak kemampuan yang ditawarkan.

Berbeda dengan pendekatan all-in-one itu, dua aplikasi yang kini memuncaki App Store justru mengusung spesialisasi. Kling AI, yang sudah tiga bulan berada di App Store, naik ke peringkat kelima dan menjadi aplikasi nomor satu di kategori Graphics & Design. Aplikasi ini menjanjikan output video hingga resolusi 4K.

Sementara itu, AI Video buatan HUBX — pengembang yang telah meluncurkan 15 aplikasi AI di App Store — duduk di peringkat keenam. Aplikasi ini secara terang-terangan menargetkan pengguna yang ingin membuat video AI viral, dan kini memuncaki kategori Photo & Video.

Persaingan Masih Didominasi Nama Besar, Tapi Tren Mulai Bergeser

Saat ini, satu-satunya aplikasi yang berada di atas kedua pendatang baru tersebut berasal dari perusahaan raksasa: OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta. Sora sendiri, saat pertama kali dirilis, sempat bertengger di puncak App Store — namun performanya menurun drastis setelah beberapa bulan.

Kebangkitan Kling AI dan AI Video menandai momen baru di mana perhatian pengguna iPhone terhadap AI video generation kembali memanas. Pertanyaannya, apakah ini sekadar demam musiman atau awal dari tren yang lebih permanen? Jawabannya masih harus dilihat dalam beberapa bulan ke depan.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top