Polres Tojo Una-Una Turun ke Lahan Jagung di 5 Kecamatan, Petani Diingatkan soal Cuaca Ekstrem

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 11:58:10 WIB
Personel Polres Tojo Una-Una memantau langsung kondisi lahan jagung di lima kecamatan sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

TOUNA — Bukan sekadar patroli, jajaran Polres Tojo Una-Una mengerahkan personel dari lima polsek untuk mengecek langsung lahan jagung warga. Langkah ini bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digalakkan pemerintah pusat.

Di Kecamatan Ratulindo, Kanit Binmas Polsek Ampana Kota Aiptu Beny Abubakar meninjau lahan seluas 2 hektare milik Lelaki Anto di Kelurahan Uentanaga Atas. Tanaman jagung di sana sudah berusia sekitar empat bulan sejak ditanam Januari 2026 dan bakal dipanen serentak pada 18 Mei mendatang. Namun, hasil panen diperkirakan hanya mencapai 3 ton—kurang dari potensi optimal—lantaran cuaca panas yang sempat melanda.

Motivasi di Tengah Lahan yang Kurang Subur

Alih-alih hanya mencatat kondisi, petugas di lapangan justru aktif memberi semangat. “Kami pastikan petani tidak patah arang meski hasil belum maksimal,” ujar Kabag SDM Polres Tojo Una-Una AKP Muh. Natsir mewakili Kapolres AKBP Yanna Djayawidya.

Pendekatan serupa dilakukan di Polsek Ampana Tete. Bhabinkamtibmas setempat mendatangi lahan setengah hektare milik Dahlan di Desa Longge. Di Kecamatan Tojo, Aipda Putu Radiasa mengecek tanaman jagung yang baru berumur satu bulan di lahan milik Sukman.

Panen Raya Mulai Pekan Depan

Dari data yang dihimpun, dua titik lahan sudah siap panen. Di Dusun Banjar, Desa Pusungi, Brigpol Agus Putra Andika memantau lahan 1 hektare milik Kamruddin Panusu yang dijadwalken panen pada 17 Mei 2026. Tanaman di lokasi ini dinilai tumbuh baik setelah empat bulan masa tanam.

Sementara itu, Polsek Ulubongka membagi personel ke dua lokasi. Aipda Ardianzah memantau lahan 2 hektare milik Alulu di Desa Watusongu, sedangkan Bripka Risman dan Aipda Faisal A. Lanau mengecek lahan 3 hektare milik Esdar Aba di Desa Rompi. Lahan terakhir ini baru berumur tiga minggu dengan bibit NK 212 seberat 45 kg.

Polisi Bukan Sekadar Pengawas

AKP Muh. Natsir menegaskan bahwa kehadiran Polri di lahan petani bukan untuk mengawasi, melainkan mendampingi. “Kami ingin memastikan para petani mendapatkan dukungan moral dan pendampingan maksimal. Meski ada kendala cuaca panas, anggota di lapangan tetap memberi motivasi agar produktivitas tidak menurun,” katanya.

Melalui sinergi ini, Polres Tojo Una-Una optimistis target swasembada pangan, khususnya jagung di Kabupaten Touna, bisa tercapai dengan kondusif. Para petani pun diingatkan untuk terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian setempat menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: infotouna.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top