Sulteng Dorong Biliar Jadi Industri Olahraga, Target Medali PON 2028

Penulis: Kevin Pratama  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23:26 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah melantik pengurus POBSI periode 2025–2029 di Palu.

Palu — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga biliar sebagai industri olahraga dan penyumbang medali nasional. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes saat melantik Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah periode 2025–2029 di Hotel Santika, Palu, Sabtu (2 Mei 2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyebut adanya minat investor yang merencanakan pembangunan pusat biliar dengan fasilitas lengkap di Sulawesi Tengah. Rencana investasi ini dinilai akan memperkuat ekosistem olahraga biliar sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah. "Saya memandang olahraga biliar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi sport industry yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Reny Lamadjido.

Pemerintah Siap Bersinergi Kembangkan Biliar

Wagub menegaskan keseriusan pemerintah provinsi dalam mendukung biliar sebagai cabang olahraga unggulan. Dukungan ini mencakup pembinaan atlet terstruktur, fasilitasi kompetisi, dan penguatan infrastruktur olahraga di tingkat daerah.

"Pemerintah provinsi siap bersinergi untuk memajukan olahraga biliar di Sulawesi Tengah," tegas Reny Lamadjido. Ia optimistis dengan pembinaan terencana, biliar dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menyumbang medali bagi Sulawesi Tengah pada ajang PON 2028.

Talenta Muda Jadi Modal Pembinaan Atlet

Perhatian pemerintah juga tertuju pada munculnya talenta muda berbakat di bidang biliar. Fajar Alamri, pebiliar berusia 5 tahun asal Tolitoli, telah menunjukkan kemampuan signifikan di ajang biliar internasional meskipun masih dalam usia dini.

Wagub menilai kehadiran atlet muda tersebut menjadi modal penting dalam penguatan pembinaan atlet secara berkelanjutan. "Saya dan Pak Gubernur siap mendukung penuh pengembangan biliar di Sulteng. Diharapkan olahraga biliar di Sulawesi Tengah dapat berkembang lebih profesional sekaligus menjadi bagian dari industri olahraga yang berdaya saing nasional," tegasnya.

Pelantikan POBSI Dihadiri Pejabat Tinggi

Acara pelantikan pengurus POBSI Sulawesi Tengah menghadirkan sejumlah tokoh penting. Hadir Sekretaris Jenderal POBSI Pusat, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Anggota DPRD Sulteng Henri Kusuma Muhidin, dan Wakil Wali Kota Palu Imelda Muhidin.

Ketua POBSI Sulteng Andi Raharja Limbunan terpilih memimpin organisasi dalam periode 2025–2029. Kehadiran pejabat lintas sektor mencerminkan tingkat urgensi pemerintah terhadap pengembangan biliar di Sulawesi Tengah sebagai cabang olahraga kompetitif.

Reporter: Kevin Pratama
Back to top