Turunkan Angka Kemiskinan, Program BERANI Sulteng Beri Layanan Gratis Pakai KTP

Penulis: Muhammd Nizar  •  Kamis, 26 Februari 2026 | 22:36:04 WIB

PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memanfaatkan momentum Safari Ramadan 1447 Hijriah untuk menyampaikan berbagai capaian strategis daerah, khususnya melalui program unggulan "BERANI". Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Jami Darusalam, Jalan Emi Saelan, Kota Palu, Rabu (25/2/2026) malam.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kabid Penunjang Pelayanan RSUD Madani, Atmudin Mustapa, Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar seremoni, melainkan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat guna mewujudkan visi "Sulawesi Tengah yang Berkah".

Fokus Program BERANI Sehat dan Cerdas

Dampak nyata program intervensi pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan dari 11,77 persen (2024) menjadi 10,92 persen (2025) sangat dipengaruhi oleh dua program utama:

Berani Sehat: Memberikan akses layanan kesehatan gratis bagi warga yang tidak memiliki BPJS atau menunggak iuran, cukup dengan menunjukkan KTP Sulteng. Hingga akhir 2025, sebanyak 55.947 warga telah terlayani secara gratis.

Berani Cerdas: Program beasiswa bagi mahasiswa yang telah menyerap anggaran lebih dari Rp80 miliar. Sebanyak 23.568 mahasiswa telah merasakan manfaat beasiswa ini guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.

Performa Ekonomi dan IPM

Gubernur juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Sulteng yang tetap tangguh di angka 7,79 persen pada Triwulan III 2025. Sektor industri pengolahan, pertambangan, dan konstruksi menjadi penopang utama pertumbuhan tersebut. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulteng terus merangkak naik ke angka 72,82, mencerminkan peningkatan standar hidup layak di wilayah Bumi Tadulako.

Visi "9 Berani" (Nawa Cita Berani)

Melalui pendekatan Nawa Cita Berani—yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga kesejahteraan—Pemerintah Provinsi berkomitmen menjadikan Sulteng sebagai wilayah pertanian dan industri yang maju serta berkelanjutan.

"Ramadan adalah momentum memperkokoh silaturahmi dan menjaga stabilitas daerah agar pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan lancar," ujar Gubernur melalui perwakilannya.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemprov Sulteng berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah secara langsung sekaligus menjadi sarana evaluasi atas kebijakan yang telah dijalankan.

Reporter: Muhammd Nizar
Back to top