SULAWESI TENGAH — Kampung Timang Gajah, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, menjadi lokasi nahas yang merenggut nyawa seorang warga. Truk bernomor polisi BL 8560 ZK itu melaju dari arah Bireuen menuju Takengon. Begitu memasuki turunan tajam, sopir kehilangan kendali penuh atas kendaraannya.
Muatan 12 Ton Semen Hancurkan Tiga Ruko
Hasil penyelidikan awal di lapangan mengonfirmasi bahwa rem truk sudah tidak berfungsi. Dalam upaya darurat menghindari tabrakan beruntun, sopir membanting setir ke kiri hingga menabrak tebing. Benturan keras membuat bodi truk ringsek dan puluhan sak semen terlempar keluar bak.
Material yang beterbangan itu menimpa seorang warga yang sedang berada di dekat lokasi. Korban tewas di tempat. Sementara itu, truk yang terpental kemudian menghantam tiga unit ruko yang berdiri di seberang jalan. Bangunan mengalami kerusakan berat, dengan dinding jebol dan sebagian atap ambruk.
Sopir truk berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar namun menderita luka parah. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Jalur Nasional Rawan Kecelakaan, Sopir Diimbau Cek Rem
Jalan Lintas Nasional Bireuen–Takengon memang dikenal memiliki kontur menurun panjang dan tikungan tajam. Kecelakaan akibat rem blong di jalur ini bukan kali pertama terjadi. Polisi setempat masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kegagalan rem.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan pemilik truk mengenai kondisi kendaraan atau prosedur keselamatan yang dijalankan. Namun, insiden ini kembali menjadi pengingat keras bagi para pengemudi angkutan berat untuk memeriksa sistem pengeriman sebelum melintasi jalur pegunungan.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk dan pembersihan material semen dari badan jalan masih berlangsung. Arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat dan dialihkan secara bergantian.