Pencarian

Pemkab Banggai Kepulauan Buka Pelatihan Vokasi untuk 1.144 Pengangguran, Targetkan Lahirkan Wirausaha Baru

Jumat, 12 Juni 2026 • 11:13:01 WIB
Pemkab Banggai Kepulauan Buka Pelatihan Vokasi untuk 1.144 Pengangguran, Targetkan Lahirkan Wirausaha Baru
Pelatihan vokasi di Banggai Kepulauan dibuka untuk 1.144 pengangguran dengan tiga jurusan kejuruan.

BANGGAI KEPULAUAN — Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tommy B Luasusun menyebut keterbatasan akses pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi akar kemiskinan di daerahnya. Karena itu, pemerintah daerah menggenjot pelatihan berbasis kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Tiga Jurusan yang Dibuka: Make Up, Kue, dan Jahit

Program Tailor Made Training tahun ini mencakup tiga bidang kejuruan spesifik. Peserta bisa memilih menjadi junior Make Up Artist, pengolahan roti dan kue, atau penjahitan pakaian dengan mesin.

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara BBPVP Makassar dengan UPTD LLK Mondopulian. Pemerintah daerah menargetkan peserta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri.

Target: Bukan Sekadar Kurangi Pengangguran

Tommy menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari program unggulan daerah bernama Berkah Sejahtera. Fokusnya adalah penguatan ekonomi rakyat, pemberdayaan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja produktif.

“Menjadi cita-cita bersama untuk menciptakan masyarakat Banggai Kepulauan yang memiliki motivasi kuat, keterampilan, dan kompetensi yang mampu bersaing di berbagai bidang,” kata Tommy dalam keterangan yang diterima di Palu, Kamis.

Angka Pengangguran Terbuka: 1.144 Orang

Data terbaru menunjukkan jumlah pengangguran terbuka di Banggai Kepulauan mencapai 1.144 orang. Dengan total angkatan kerja sebanyak 68.490 orang, pemerintah daerah berharap pelatihan vokasi bisa menekan angka tersebut secara signifikan.

Pemkab juga mendorong agar program serupa terus berkelanjutan. Tommy berharap peserta mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten dan produktif, serta memiliki daya saing di tingkat daerah maupun nasional.

Apa Langkah Selanjutnya?

Pemerintah daerah mengapresiasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi serta tim penanggulangan kemiskinan dan pengangguran yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan. Ke depan, model pelatihan seperti Tailor Made Training diharapkan melahirkan putra-putri daerah yang inovatif dan mampu bersaing hingga level internasional.

Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks